Evakuasi Tanpa Henti Saat Banjir Besar Terjang Medan
Kepala BPBD Medan, Yunita Sari, menjelaskan bahwa intensitas hujan meningkat tajam sejak malam hari, hingga akhirnya debit air sungai meluap dan membanjiri pemukiman serta ruas jalan utama. "Banjir, lagi menerjang Medan. Hujan terus sejak semalam, dan tadi malam semakin deras hingga pagi. Kami berkeliling sejak dinihari, dan memang banyak wilayah yang terendam," ujarnya saat ditemui Kamis (27/11/2025) pagi.
Baca Juga:
Evakuasi Warga Digencarkan, Perahu Karet Dikerahkan
Sejak malam hingga pagi tadi, tim BPBD tak berhenti bergerak. Perahu karet menjadi senjata utama untuk menyelamatkan warga yang terjebak banjir di dalam rumah mereka. Dalam waktu kurang dari 10 jam, proses evakuasi dilakukan di sejumlah titik kritis.
• Jalan Rawe 5, Kelurahan Tangkakan, Medan Labuhan
Sebanyak 7 warga dipindahkan ke tempat aman saat ketinggian air semakin naik.
• Kelurahan Terjun, Medan Marelan
Tim mengevakuasi 14 orang, termasuk anak-anak dan perempuan.
• Jalan Luku, Kelurahan Kwala Bekala, Medan Johor
Sebanyak 5 orang berhasil diselamatkan setelah air naik hingga menutup akses rumah.
• Jalan Sari Rejo Gg. Mandor, Kelurahan Beringin, Medan Selayang
Evakuasi paling krusial dilakukan di lokasi ini. Dua warga yang terjebak banjir—seorang lansia dan seorang laki-laki dewasa yang lumpuh—diangkat menggunakan perahu karet dengan hati-hati.
Petugas kemudian melanjutkan penyisiran hingga ke Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, wilayah yang juga dilaporkan mengalami tinggi genangan yang signifikan. "Kendaraan kami sempat tak bisa tembus. Harus mencari jalur alternatif karena banjir terlalu tinggi," jelas Yunita.
Hingga Kamis pagi, BPBD Medan belum dapat memastikan jumlah total warga terdampak maupun skala wilayah banjir secara keseluruhan. Semua tenaga fokus pada evakuasi, penyelematan, serta penyediaan kebutuhan dasar di lokasi-lokasi pengungsian sementara.
"Data belum selesai. Semua tim masih berpencar melakukan penyelamatan. Hujan masih deras, jadi evakuasi diprioritaskan terlebih dahulu. Kami juga mulai menyiapkan nasi tanggap untuk warga yang sedang mengungsi," tutur Yunita.
Ini Daftar Korban Ledakan Grand Polonia: Tiga Meninggal, Empat Selamat
Korban Terakhir Ledakan Grand Polonia Ditemukan, Total Tiga Orang Meninggal Dunia
Kapolrestabes Medan: Ledakan Rumah di Grand Polonia Diduga Akibat Kebocoran Gas Tanam
Terdengar Ledakan, Rumah Mewah di Grand Polonia Medan Ambruk Saat Renovasi
Kecelakaan Beruntun di Sibolangit Deli Serdang, Tujuh Kendaraan Ringsek dan Ada Korban Tewas