Selasa, 25 Agustus 2026

Atasi Kelangkaan BBM di Madina, Ini Langkah Strategis Saipullah

Efendi Jambak - Selasa, 02 Desember 2025 22:47 WIB
Atasi Kelangkaan BBM di Madina, Ini Langkah Strategis Saipullah
(Kitakini.news/Efendi Jambak)
Salah satu SPBU yang padat merayap di Kabupaten Madina.

Kitakini.news -Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) telah mengambil beberapa langkah strategis untuk mengatasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) pasca bencana banjir dan longsor yang telah melumpuhkan jalur pengiriman dari Kota Sibolga.

Baca Juga:

Bupati Madina Saipulla mengungkapkan, salah satu langkah yang diambil pihaknya adalah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), Pertamina Sumbagut, dan Pemprov Sumbar agar BBM untuk daerah ini disuplai dari Ranah Minang.

Langkah ini, lanjut Saipullah, sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah situasi yang dihadapi masyarakat saat ini.

"Saya prihatin kondisi saat ini. Namun kita harus tenang, kita harus sabar menyikapinya. Pemerintah sudah mengambil langkah-langkah strategis," bebernya.

Saipullah menilai, suplai dari Dumai terlalu lambat karena memakan waktu tempuh sampai 24 jam. Sementara dari Sumbar hanya sekitar 10-12 jam.

Dia mengingatkan, koordinasi dan permohonan suplai dari Sumbar ini butuh waktu, termasuk penyelesaian administrasi. Maka dari itu, masyarakat harus bersabar dan memakai kendaraan untuk kebutuhan prioritas dan mendesak saja.

"Untuk bisa memenuhi bahan bakar kita BBM, baik itu Solar, Pertalite, Dexlite, maupun Pertamax, bisa disuplai dari Sumatera Barat sehingga kondisi ini akan bisa nanti berangsur mengatasi situasi," ungkapnya.

Saipullah juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menjaga kondusifitas.

"Percayalah, pemerintah hadir bersama masyarakat dan kami akan semaksimal mungkin mencari langkah-langkah strategis untuk memenuhi segera kebutuhan BBM maupun LPG," terangnya.

Untuk kebutuhan penanganan bencana, Saipullah mengaku telah berkomunikasi dengan bupati Pasaman.

"Barusan juga saya menghubungi Bupati Pasaman agar SPBU Rao memberikan bantuan bahan bakar untuk alat-alat berat yang kita gunakan untuk menggeser tanah longsoran," tegasnya.

Kepada pemilik SPBU, Saipullah berpesan agar mengutamakan pengisian BBM truk pengangkut gas LPG sehingga tidak menimbulkan masalah kelangkaan gas.

"Bukan keistimewaan, tapi tujuannya lebih besar agar LPG di masyarakat yang sudah langka bisa terpenuhi karena stoknya di Sidimpuan harus diambil dan dibawa ke sini," sebutnya.

Hal lain yang perlu diutamakan adalah bahan bakar untuk mobil pengangkut Makan Bergizi Gratis (MBG) karena ada gizi untuk anak-anak sekolah yang harus dipenuhi setiap hari. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Heru
SHARE:
Tags
Berita Terkait
PLN UP3 Padangsidimpuan dan Kejari Madina Perkuat Sinergi Melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman

PLN UP3 Padangsidimpuan dan Kejari Madina Perkuat Sinergi Melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman

Banjir Terjang Padang, Tiga Kecamatan Terdampak, Evakuasi Terus Berlangsung

Banjir Terjang Padang, Tiga Kecamatan Terdampak, Evakuasi Terus Berlangsung

Dua Rumah Warga Pematangsiantar Roboh Diterjang Longsor, Delapan Orang Terluka

Dua Rumah Warga Pematangsiantar Roboh Diterjang Longsor, Delapan Orang Terluka

Merusak Generasi Bangsa, Kurir 56,13 Kg Ganja Dihukum 20 Tahun Penjara

Merusak Generasi Bangsa, Kurir 56,13 Kg Ganja Dihukum 20 Tahun Penjara

Kejari Madina Tetapkan Plt Kadis Pemdes Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Smart Village

Kejari Madina Tetapkan Plt Kadis Pemdes Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Smart Village

Bupati Madina Lepas Jamaah Umroh dari Masjid Agung Nur Ala Nur

Bupati Madina Lepas Jamaah Umroh dari Masjid Agung Nur Ala Nur

Komentar
Berita Terbaru