Jumat, 02 Oktober 2026

SMI Jadi Perpanjangan Tangan Warga Bantu Warga Untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

M Harizal - Kamis, 11 Desember 2025 23:10 WIB
SMI Jadi Perpanjangan Tangan Warga Bantu Warga Untuk Bantu Korban Banjir Sumatera
Hasil penggalangan solidaritas "warga Bantu Warga" melalui SMI dan JRK menyalurkan bantuan ke korban banjir di Tapteng. (Foto : Ucup)

Kitakini.news - Banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejak akhir November 2025 berkembang menjadi bencana besar yang menutup ribuan rumah dan fasilitas publik. Endapan lumpur yang mengeras hingga setinggi pinggang orang dewasa kini berubah menjadi dinding tanah yang menutup akses jalan, merusak jembatan, dan menghentikan aktivitas ekonomi warga.

Baca Juga:

Di banyak wilayah, pembersihan manual hampir mustahil dilakukan. Warga hanya bisa menyaksikan rumah mereka terkubur tanpa kepastian kapan bantuan alat berat datang. Kondisi ini membuat kebutuhan mendesak bukan lagi sekadar logistik pangan, melainkan pengerahan ratusan unit excavator dan loader untuk menembus pusat-pusat desa yang terisolasi.

Perkumpulan Suluh Muda Inspirasi (SMI) sejak 25 November 2025 telah mendesak pemerintah menetapkan Status Darurat Bencana Nasional dan melakukan evaluasi menyeluruh atas kerusakan ekologis yang dinilai menjadi akar bencana. Pembalakan liar, pengelolaan lahan yang longgar, serta lemahnya pengawasan dianggap memperparah kerentanan daerah-daerah terdampak.

Namun, hingga kini respons pemerintah dinilai lamban. Retorika bahwa "negara mampu" tidak sepenuhnya terlihat di lapangan. Di tengah kekosongan itu, Jaringan Relawan Kemanusiaan (JRK) Indonesia, SMI, dan Posko Tapteng Bangkit–Pandan membentuk gerakan "Warga Bantu Warga", sebuah inisiatif yang bekerja menembus daerah yang sempat terputus aksesnya.

Hingga 10 Desember 2025, gerakan ini telah mengumpulkan Rp 69 juta dari publik. Sebanyak Rp 34 juta sudah disalurkan pada 6–7 Desember berupa beras, sarden, telur, air mineral, serta paket pakaian anak dan dewasa yang mencapai lebih dari seribu lembar. Bantuan tahap berikutnya senilai Rp 35 juta akan dikirim pada 14 Desember.

Direktur Eksekutif SMI, Kristian Redison Simarmata, menegaskan bahwa seluruh bantuan yang terkumpul berasal dari solidaritas langsung masyarakat.


"Ini murni gerakan dari warga untuk warga. Tidak ada sponsor besar, tidak ada kepentingan politik. Setiap rupiah yang masuk adalah bentuk kepedulian orang-orang biasa kepada sesama yang sedang berjuang," ujarnya pada wartawan, Kamis, 11 Desember 2025 di Kantor SMI, Jalan Sei Sisisrah Medan.

Kristian juga menambahkan bahwa transparansi menjadi prinsip utama gerakan ini.


"Semua donasi kami laporkan secara terbuka melalui website dan media sosial SMI. Tidak ada satu pun bantuan yang tidak tercatat," katanya.

SMI dan JRK menyampaikan terima kasih kepada setiap donatur, relawan, komunitas, dan individu di berbagai daerah yang ikut memperkuat gerakan ini. Mereka menegaskan bahwa solidaritas warga adalah penopang utama ketika respons negara tersendat.

Dalam penjelasannya, Kristian menutup dengan pesan yang tegas namun menyentuh:
"Gerakan ini lahir bukan dari kelimpahan, tetapi dari keikhlasan. Selama warga masih mau menanggung beban bersama, bencana tidak akan pernah mengalahkan kemanusiaan."

SMI dan JRK berkomitmen terus memantau perkembangan situasi sekaligus melakukan advokasi kebijakan agar distribusi bantuan tepat sasaran dan menjangkau kelompok paling rentan. Mereka menilai bahwa pemulihan pascabencana harus dibangun atas dasar data, tanggung jawab publik, dan kesediaan untuk melakukan koreksi struktural.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rico Waas Suntik Semangat Atlet Medan, KONI Bidik 148 Emas di Porprovsu 2026

Rico Waas Suntik Semangat Atlet Medan, KONI Bidik 148 Emas di Porprovsu 2026

Bangkit dari Jerat Banjir, Petani Aceh Tamiang Buktikan Ketahanan Pangan Lewat Panen Raya Cabai

Bangkit dari Jerat Banjir, Petani Aceh Tamiang Buktikan Ketahanan Pangan Lewat Panen Raya Cabai

83 Buruh Korban PHK PT PKSS dan BRI Kanwil Medan Demo Tuntut Hak Pesangon

83 Buruh Korban PHK PT PKSS dan BRI Kanwil Medan Demo Tuntut Hak Pesangon

Pojok Pajak Bapenda Medan Himpun PBB Rp2,53 Miliar dari 1.493 Wajib Pajak

Pojok Pajak Bapenda Medan Himpun PBB Rp2,53 Miliar dari 1.493 Wajib Pajak

DPRD Gunungsitoli Setujui P-APBD 2026, Anggaran Diarahkan untuk Pembangunan dan Pelayanan Publik

DPRD Gunungsitoli Setujui P-APBD 2026, Anggaran Diarahkan untuk Pembangunan dan Pelayanan Publik

Pemprovsu dan BKN Percepat Pemulihan Arsip ASN Terdampak Bencana

Pemprovsu dan BKN Percepat Pemulihan Arsip ASN Terdampak Bencana

Komentar
Berita Terbaru