Rabu, 26 Agustus 2026

Rudi Alfahri: Waspadai Jalur Rawan Longsor Jelang Mudik Nataru

Heru - Selasa, 23 Desember 2025 18:46 WIB
Rudi Alfahri: Waspadai Jalur Rawan Longsor Jelang Mudik Nataru
(Kitakini.news/Heru Soesilo)
Anggota DPRD Sumatera Utara Fraksi PAN, Rudi Alfahri Rangkuti SH MH

Kitakini.news -Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Rudi Alfahri Rangkuti SH MH mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik pada perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur-jalur rawan longsor di Sumut, khususnya pasca bencana yang terjadi di sejumlah daerah.

Baca Juga:

Rudi menyampaikan hingga saat ini masih terdapat beberapa titik jalan yang mengalami kerusakan akibat longsor, terutama di jalan lintas Tapanuli Utara (Taput) menuju Tapanuli Tengah (Tapteng) yang sebelumnya sempat terputus. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan apabila tidak diantisipasi dengan baik.

"Selain itu, jalur Medan–Berastagi juga menjadi perhatian serius karena kerap mengalami longsor dan pohon tumbang, terutama di kawasan Sembahe, Sibolangit, hingga KM 55–56. Tingginya intensitas hujan pada musim penghujan disebut meningkatkan risiko terjadinya longsor susulan yang dapat menutup badan jalan secara tiba-tiba," jelasnya kepada wartawan di Medan, Selasa (23/12/2025).

Menurut Rudi, meskipun pemerintah daerah bersama aparat gabungan TNI, Polri, dan BPBD terus siaga melakukan pembersihan material longsor serta upaya mitigasi di titik-titik rawan, kondisi alam tetap dapat berubah cepat apabila hujan deras kembali terjadi, sebagaimana pengalaman pada akhir tahun 2024 lalu.

Pantau Informasi

Untuk itu, Rudi mengimbau para pemudik agar senantiasa memantau informasi lalu lintas dan kondisi cuaca sebelum dan selama perjalanan, mengikuti rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan, serta tidak memaksakan diri melintasi jalur rawan ketika hujan deras turun.

Ia juga menyarankan masyarakat memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan aparat apabila jalur utama ditutup sementara, serta mengatur waktu perjalanan dengan lebih aman dan menghindari perjalanan malam hari jika tidak mendesak.

Rudi menegaskan, kehati-hatian dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama untuk mencegah terjadinya kecelakaan Lalulintas maupun korban jiwa selama momentum mudik Nataru di Sumatera Utara.

"Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Lebih baik menunda perjalanan daripada mengambil risiko di jalur yang rawan longsor," atau memilih waktu mudik, misalnya pagi dan malam hari sesuai anjuran yang disampaikan pemerintah," tutup Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pemprovsu Kebut Perbaikan Infrastruktur SDA Rusak Akibat Bencana

Pemprovsu Kebut Perbaikan Infrastruktur SDA Rusak Akibat Bencana

Target 15 Kursi DPRD, Rapidin Instruksikan Kader PDI Perjuangan Medan Turun ke Akar Rumput

Target 15 Kursi DPRD, Rapidin Instruksikan Kader PDI Perjuangan Medan Turun ke Akar Rumput

Salmon Sumihar: Pengutipan Parkir Rp20 Ribu di Deleng Singkut Karo Rusak Kepercayaan Wisatawan

Salmon Sumihar: Pengutipan Parkir Rp20 Ribu di Deleng Singkut Karo Rusak Kepercayaan Wisatawan

Kenapa Bayam Punya Batas Waktu Usai Dimasak? Ini Penjelasannya

Kenapa Bayam Punya Batas Waktu Usai Dimasak? Ini Penjelasannya

Wabup Madina Minta Dinsos Verifikasi Data Korban Kebakaran Selesai Cepat

Wabup Madina Minta Dinsos Verifikasi Data Korban Kebakaran Selesai Cepat

Rico Waas Tegaskan Rekomendasi DPRD Jadi Momentum Perkuat PAD dan Tertibkan Aset Daerah, Minta Sekda dan OPD Tindaklanjuti dengan Serius

Rico Waas Tegaskan Rekomendasi DPRD Jadi Momentum Perkuat PAD dan Tertibkan Aset Daerah, Minta Sekda dan OPD Tindaklanjuti dengan Serius

Komentar
Berita Terbaru