Suasana Rumah Duka Sekeluarga Tewas Tabrakan Kereta Api Deliserdang
Kitakini.news -Pasca kecelakaan kereta api dengan minibus yang menewaskan 9 orang sekeluarga di Tebing Tinggi. Rumah duka yang ada di Delitua, Deliserdang, dipenuhi pelayat.
Baca Juga:
Di kediaman ini, jenazah dari seorang lansia dengan dua anaknya serta satu cucunya. Kondisi rumah duka korban kecelakaan kereta api di kota Tebingtinggi, terlihat didatangi olehsanak family dan para tetangga, Kamis siang (22/1/2026).
Terlihat ada empat ambulan tersusun di depan gang jalan rumah korban yang berada di Jalan Purwo gang Arjuna Desa Mekar sari, Kecamatan Delitua. Ambulans tersebut nantinya akan membawa empat korban tersebut di makamkan.
Dalam kondisinya, rumah korban tewas kecelakaan kereta api tersebut dipenuhi pelayat .
Korban merupakan seorang lansia bernama Zahara (80), kemudian dua anaknya Zaitun dan Daraitul Laila. Lalu seorang anak berusia tujuh tahun merupakan cucu zahara yaitu Hafis .
Sedangkan korban lainnya disemayamkan di rumah mereka masing masing. Menurut tetangga korban Arma , sebelum kecelakaan korban pergi undangan ke Kabupaten Batubara. Setelah itu ke Kota Tebingtinggi untuk kunjungin keluarganya.
Namun , saat melewati perlintasan kereta api tanpa palang, sopir yang membawa minibus itu pun malah menerobos saja dan tidak melihat adanya kereta api melintas.
Sehingga insiden tabrakan itu terjadi dan menewaskan seluruh penumpang minibus.
Korupsi Pembangunan Jalur KA, Muhlis Capah Divonis 5 Tahun, Broker Proyek Dihukum 4 Tahun
Tabrakan Kereta Api Petikemas dengan Mobil di Tebingtinggi, Sopir Minibus Tewas
PPK BTP Kelas 1 Medan Ngaku Terima Suap Rp7,3 M dari Kontraktor Kasus DJKA
Pengamat Minta Hakim Objektif di Kasus Korupsi DJKA, Kesaksian Budi Karya Dinilai Cukup
Nyaman di Kursi Kereta Api tanpa Sabuk Pengaman, Amankah?