Gas Melon Langka di Padangsidimpuan, Warga Resah dan Harga Meroket hingga Rp30 Ribu
Kitakini.news -Tabung Elpiji 3 Kg atau Gas Melon kini menjadi barang langka di Kota Padangsidimpuan. Sejak sepekan terakhir, warga mencari di pangkalan hinga harus antre berjam-jam.
Baca Juga:
Bahkan dari kelangkaan itu, harga eceran tertinggi (HET) yang atau rata-rata pembelian warga Rp20 Ribu, kini harganya melambung. Mulai dari Rp28 Ribu hingga Rp30 Ribu per tabung.
"Dari kemarin keliling 5 pangkalan, kosong semua. Anak saya belum sarapan, kompor mati," ujar Siti, warga Kelurahan Wek I, sambil menggendong tabung kosong, Selasa (12/5/2026).
Kelangkaan ini bukan pertama kali dirasakan warga Kota Padangsidimpuan. Namun setiap kali Elpiji hilang, pejabat terkait dinilai tutup mata dan telinga.
Mirisnya menurut seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya, seakan pemerintah setempat tidak peduli bagaimana nasib rakyatnya. Sehingga masyarakat mencari solusi dan berjuang sendiri untuk mendapatkan kebutuhannya.
Hingga kini belum ada keterangan dari pihak Pemko Padangsidimpuan terkait kondisi kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg ini.
Kurir di Padangsidimpuan Bawa 20 Kg Ganja dan Sempat Gigit Lengan Petugas Saat Penangkapan
Satreskrim Polres Padangsidimpuan Ungkap Kasus Curat, Amankan Seorang Pelaku
Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Gagalkan Peredaran Ganja 10 Kg, Seorang Pelaku DPO
Kebakaran Hebat di Kelurahan Kantin Padangsidimpuan, 9 Rumah Ludes dan 1 Warga Meninggal Dunia
Geger, Warga Temukan Pria di Pijorkoling Meninggal Dunia Dalam Rumah