Jumat, 21 Agustus 2026

Perayaan Waisak di Pematangsiantar Jadi Momentum Refleksi Diri

Tumpal Tanjung - Senin, 01 Juni 2026 15:09 WIB
Perayaan Waisak di Pematangsiantar Jadi Momentum Refleksi Diri
Teks foto : Perayaan malam doa Waisak dihadiri sejumlah umat Buddha Kota Pematangsiantar. (Tanjung)

Kitakini.news -Sejumlah umat Buddha berkumpul untuk merayakan acara Malam Doa dan Festival Malam Waisak 2570 BE di Vihara Samiddha Bhagya, Jalan Thamrin, Kota Pematangsiantar, Sabtu (31/5/2026) malam.

Baca Juga:

Ketua Panitia Festival Malam Waisak 2570 BE Erbin Chandra menyatakan bahwa perayaan tahun ini difokuskan sebagai momen refleksi diri dan introspeksi atas perbuatan selama satu tahun terakhir.

Dia menjelaskan, kegiatan yang digelar oleh DPD Walubi Kota Pematangsiantar juga bertujuan mengajak umat memiliki komitmen menjadi pribadi yang lebih baik pasca-Pradaksina.

Ia juga menyoroti simbolisme lilin dalam perayaan tersebut sebagai representasi kebajikan yang memberikan penerangan tanpa memandang suku, ras, etnis, gender, maupun makhluk lainnya.

"Tujuan kita bukan heboh-hebohan, bukan euforia saja. Tapi sebenarnya ini momen bagi kita untuk merefleksikan apa yang sudah kita perbuat selama satu tahun terakhir," ujar dia.

Dalam kesempatan itu, Erbin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Wali Kota Wesly Silalahi atas dukungan konsisten terhadap setiap kegiatan Walubi. Hadir bersama Wesly, Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi serta Kapolres AKBP Sah Udur TM Sitinjak.

Menurut Erbin, kolaborasi dan keberagaman di bawah kepemimpinan Wesly telah membawa Pematangsiantar meraih posisi keempat sebagai Kota Paling Toleran di Indonesia.

"Kami dari panitia, khususnya DPD Walubi Kota Pematangsiantar mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, tentunya kepada Bapak Wali Kota Wesly Silalahi, atas dukungan yang sangat luar biasa. Setiap kegiatan dari Walubi, Bapak juga hadir membersamai kita," ujarnya.

Wali Kota Wesly menyatakan bahwa Waisak bukan hanya momentum keagamaan umat Buddha, tetapi juga pengingat penting tentang nilai cinta kasih, toleransi, dan kehidupan berdampingan dalam keberagaman.

"Atas nama Pemerintah Kota Pematangsiantar, saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia dan keluarga besar Vihara Samiddha Bhagya yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, sebagai bagian dari perayaan Waisak yang sarat nilai-nilai spiritual, persaudaraan, serta kepedulian terhadap sesama," ucapnya.

Wesly menambahkan Kota Pematangsiantar dibangun di atas semangat kebersamaan, sehingga keberagaman harus terus dirawat sebagai kekuatan kota. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai penguat komitmen menjaga kerukunan, keamanan, dan keharmonisan.

"Mari kita jadikan momentum ini sebagai penguat komitmen bersama untuk terus menjaga kerukunan, keamanan, dan keharmonisan Kota Pematangsiantar," katanya.

Wali Kota turut mengajak masyarakat mendukung pembangunan kota melalui gotong royong dan menjaga ketertiban demi lingkungan yang damai.

Dalam acara, Wali Kota Wesly Silalahi, Ny Liswati Wesly Silalahi, dan Kapoldes menerima cenderamata Anumodana dari panitia. Anumodana, istilah dari bahasa Pali, merupakan wujud ucapan syukur dan apresiasi atas kebajikan yang dilakukan pihak lain.

Turut hadir dalam acara tersebut Staf Ahli Bidang Pemerintahan Happy Oikumenis Daely, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Johannes Sihombing, Kabag Kesra Setdako Irwansyah Saragih, serta Kabid Pembinaan Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Jansarden Damanik.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: M Iqbal
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Perayaan Waisak 2025 di Kota Padang Berlangsung Khidmat dan Damai

Perayaan Waisak 2025 di Kota Padang Berlangsung Khidmat dan Damai

Komentar
Berita Terbaru