Senin, 13 Juli 2026

Terlilit Hutang untuk Ongkos Naik Haji, Tukang Cuci Pakaian dapat Bantuan dari Pemerintah

Azzaren - Kamis, 25 Juni 2026 17:00 WIB
Terlilit Hutang untuk Ongkos Naik Haji, Tukang Cuci Pakaian dapat Bantuan dari Pemerintah
Teks foto : Nek Saniah waktu mendaftar sebagai calon haji pada tahun 2013, dibiayai oleh majikanya sebesar Rp25.100.000. (Darma)

Kitakini.news -Nek Saniah yang berusia 72 Tahun asal Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, yang terlilit hutang saat hendak pelunasan ongkos Naik Haji Tahun 2026 tahun ini. Sempat jadi perhatian para jamaah yang satu kloter dengan Ibu Saniah.

Baca Juga:

Bahkan kondisi ini sempat diketahui pihak pemerintah indonesia yang berada di Arab Saudi yang sempat bertanya sama Nek Saniah yang masuk golongan jamaah haji risiko tinggi sebab menggunakan kursi roda saat berada di Tanah Suci.

Setelah mendengar kronologis nek Saniah yang harus menghutang untuk pelunasan ongkos haji, Pemerintah Republik Indonesia Melalui Kementerian Haji dan Umroh Pusat akhirnya melunasi hutang Ibu Sania, salah satu Jemaah Haji Indonesia asal Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

Inilah bu Saniah, wanita 72 tahun warga Dusun 1 Desa Sukajadi, Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai, seorang wanita yang dulunya bekerja sebagai tukang cuci pakaian warga di kampungnya.

Menurut salah seorang anaknya, Siti Masitah bahwa ibunya dulu waktu mendaftar sebagai calon haji pada tahun 2013, ibunya dibiayai oleh majikanya sebesar Rp25.100.000.

Namun hingga tahun 2026 atau mendekati keberangkatan sebagai calon haji, ibu Sania yang berpenghasilan sebagai tukang cuci tak bisa mengumpul kekurangan biaya ongkos naik haji sebesar Rp18 juta, itu belum lagi untuk keperluan biaya lain seperti pergi manasik haji, membeli kursi roda dan mengupahkan untuk mendorong dirinya yang saat ini sudah kesusahan untuk berjalan.

Untuk menutupi semua ini, bu Sania pun berhutang ke keluarganya yang berada di Pekan Baru Riau. Kondisi ini diketahui setelah pihak rombongan haji mempertanyakan kronologis bu Sania bisa berangkat haji dan akhirnya pemerintah memberikan bantuan dengan membayarkan hutang bu Sania sebesar Rp20.800.000.

Awal mulanya Nek saniah yang dibantu oleh orangtua adik angkatnya pada tahun 2013, mendaftarkan Nek Saniah untuk berangkat haji hingga mendapatkan porsi keberangkatan tahun 2026 dengan membayar Rp25.100.000.

"Namun sesaat hendak keberangkatan tahun 2026 ongkos Haji Ibu saya ini kurang sekira 18 juta lagi dari 43 juta yang harus dilunasi, sehingga kami semua menghutang kepada famili yang ada di pekan baru Riau, sehingga ibu saya Saniah dapat berangkat," ujar Siti, Rabu (24/6/2026).

Siti mewakili ibunya yang sudah tua dan sedikit pikun ini mengucapkan terimakasih yang telah memberikan bantuan uang kes untuk pelunasan hutang nek Saniah.

"Alhamdulilah Pemerintah Indonesia memberikan bantuan sebesar Rp20.800.000 sehingga hutang Ibu kami sebesar 18 juta sudah kami lunasi, hutang-hutang lainnya juga sudah lunas dan ada sisa sedikit untuk kirim doa untuk ayah kami," pungkas Siti.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: M Iqbal
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Harga Avtur Naik, Pemerintah Pastikan Biaya Haji Tetap Stabil

Harga Avtur Naik, Pemerintah Pastikan Biaya Haji Tetap Stabil

Komentar
Berita Terbaru