Rabu, 19 Agustus 2026

Pemko Siantar Mulai Merobohkan Bangunan Pasar Dwikora

Tumpal Tanjung - Jumat, 26 Juni 2026 16:10 WIB
Pemko Siantar Mulai Merobohkan Bangunan Pasar Dwikora
(Kitakini.news/Tumpal Tanjung)
Pemerintah Kota Pematang Siantar merobohkan bangunan Pasar Dwikora, Jumat (26/6/2026).

Kitakini.news - Pemerintah Kota Pematang Siantar mengerahkan alat berat untuk merobohkan bangunan Pasar Dwikora yang ludes terbakar, Jumat (26/6/2026).

Baca Juga:

Proses perobohan yang berlangsung di Jalan Mufakat, Kecamatan Siantar Utara, diadakan delapan hari setelah kebakaran besar menghanguskan ratusan kios, Kamis (18/6/2026) dini hari.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Siantar, Dedi Idris Harahap menyatakan perobohan dilakukan sebagai langkah awal menuju pembangunan kembali pasar.

"Semoga di tempat ini bisa dilanjutkan dengan tahap pembangunan, sebagaimana yang telah disepakati dengan para pedagang," ujarnya di lokasi.

Sejumlah instansi dilibatkan secara bersamaan dalam perobohan bangunan. Dinas Perhubungan memasang Road Barrier di sekitar lokasi, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang serta Dinas Lingkungan Hidup menangani pembersihan drainase, sementara pihak Kecamatan Siantar Utara menertibkan sisa bangunan semi permanen milik pedagang di sepanjang Jalan Mufakat.

Setelah perobohan rampung, tahap selanjutnya adalah pembersihan sisa bangunan yang akan dikerjakan secara kolaboratif oleh PD Pasar Horas Jaya, BPBD, Dinas PUTR, Dinas Lingkungan Hidup, dan Kecamatan Siantar Utara.

Dua hari sebelumnya, Rabu (24/6/2026), Pemko Pematang Siantar menyalurkan bantuan bertahap untuk pedagang terdampak. Sebanyak 276 pedagang tercatat berhak menerima bantuan, masing-masing sebesar Rp10 Juta per kios yang terbakar, disalurkan melalui Bank Sumut.

Walikota Wesly Silalahi mengakui nilai bantuan tidak sebanding dengan total kerugian yang diderita pedagang, namun berharap dapat meringankan kebutuhan mendesak selama masa pemulihan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang turut memberikan bantuan, mulai dari unsur pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga relawan dan masyarakat umum.

Kebakaran yang terjadi dini hari pada 18 Juni 2026 itu menghanguskan ratusan kios dan membuat banyak pedagang kehilangan tempat usaha sekaligus sumber penghidupan mereka. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Heru
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pasokan Anjlok Dampak Liburan, Harga Cabai Merah dan Tomat di Medan Melesat

Pasokan Anjlok Dampak Liburan, Harga Cabai Merah dan Tomat di Medan Melesat

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Pasar Keuangan RI Dibayangi Risiko Inflasi dan Pelemahan Rupiah

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Pasar Keuangan RI Dibayangi Risiko Inflasi dan Pelemahan Rupiah

Gempa M7,7 Guncang NTT: BMKG Cabut Peringatan Tsunami, Dua Orang Meregang Nyawa

Gempa M7,7 Guncang NTT: BMKG Cabut Peringatan Tsunami, Dua Orang Meregang Nyawa

Polisi Amankan 3,2 Kg Ganja di Kampus USI, Tiga Mahasiswa Ditetapkan Tersangka

Polisi Amankan 3,2 Kg Ganja di Kampus USI, Tiga Mahasiswa Ditetapkan Tersangka

Penghimpunan Dana Pasar Modal Indonesia Capai Rp123,21 Triliun, Investor Tembus 30 Juta

Penghimpunan Dana Pasar Modal Indonesia Capai Rp123,21 Triliun, Investor Tembus 30 Juta

HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia, OJK Fokus Kuatkan Integritas dan Resmi Luncurkan ETF Emas

HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia, OJK Fokus Kuatkan Integritas dan Resmi Luncurkan ETF Emas

Komentar
Berita Terbaru