BBM Langka di Medan, Eko Afrianta: Pertamina Harus Segera Selesaikan
Kitakininews.co.id -Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Eko Afrianta Sitepu mendesak Pertamina Cq PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara untuk segera menyelesaikan persoalan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) baik yang bersubsidi maupun non Subdisi sehingga menyebabkan antrian panjang kendaraan disejumlah SPBUdi kota terbesar ketiga di Indonesia ini.
Baca Juga:
- Pertamina EP Rantau Sosialisasi Keamanan Pipa Migas, Warga Diimbau Lapor Jika Ada Penyadapan Ilegal
- Bangkit dari Lumpur Bencana, Petani Aceh Tamiang Sukses Dongkrak Produksi Melon Golden hingga 3 Ton
- Program Lensa Energi Pertamina EP Pangkalan Susu Deteksi Gangguan Penglihatan Belasan Siswa SD di Langkat
Menurut Eko, terjadinya kelangkaan BBM ini dinilai telah mengganggu roda perekonomian dan dunia usaha berskala besar. Sebab, masyarakat sulit mendapatkan BBM untuk kendaraan mereka dan terjadi antrian yang begitu panjang.
Seperti diketahui, Senin (13/7/2026), pemandangan antrian panjangan kendaraan terlihat disejumlah SPBU seperti di Jalan Putri Hijau, Krakatau, Sutomo, Perintis Kemerdekaan dan Brigjen Katamso (Singapore Station).
"Tentunya, kita sangat prihatin dengan pemandangan disejumlah SPBU yang ada di Medan. Kondisi ini sudah tidak benar. Pertamina harus bisa segera menyelesaikan persoalan ini. Mau sampai kapan kondisi ini terjadi? Jangan sampai rakyat marah, karena sulitnya mendapatkan BBM," tegas Eko kepada wartawan di Medan, Senin (13/7/2026) malam.
Eko juga meminta Pertamina untuk jujur menginformasikan kepada masyarakat terkait ketersediaan pasokan BBM untuk wilayah Kota Medan. Pertamina tidak boleh membiarkan masyarakat terus bertanya-tanya ditengah antrian BBM yanb terjadi hampir bersamaan disejumlah daerah.
Menurutnya, penjelasan yang terang dan terukur dari Pertamina sangat diperlukan agar tidak muncul berbagai spekulasi mengenai kondisi stok maupun sistem pendistribusian BBM di Medan.
Langkah ini, lanjut Politisi Partai Hanura ini, guna mencegah keresahan yang berujung Punic Buying masyarakat. Pertamina juga diharapkan berkoordinasi dengan Kementerian ESDM untuk menyikapi fenomena langkanya pasokan BBM
Tak hanya itu, Eko juga memintan aparat penegak hukum menindak tegas, jika ada spekulan yang mencoba melakukan penimbunan pasokan BBM.
"Karena ditengah kondisi ekonomi yang seperti sekarang ini, kita harus menindak tegas oknum yang menimbun pasokan BBM," pungkas Eko.
Eko juga meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk berkoordinasi dengan Pertamina terkait kelangkaan BBM dan antrian panjang kendaraan sehingga menyebabkan kemacetan arus Lalulintas.
"Kita minta Pemko Medan bergerak, koordinasi dengan Pertamina. Karena kemacetan sudah terjadi disejumlah ruas jalan. Kondisi ini jangan sampai berlarut," tukasnya. (**)
Pertamina EP Rantau Sosialisasi Keamanan Pipa Migas, Warga Diimbau Lapor Jika Ada Penyadapan Ilegal
Bangkit dari Lumpur Bencana, Petani Aceh Tamiang Sukses Dongkrak Produksi Melon Golden hingga 3 Ton
Program Lensa Energi Pertamina EP Pangkalan Susu Deteksi Gangguan Penglihatan Belasan Siswa SD di Langkat
Tim Task Force DPP Hanura Targetkan Struktur PAC se-Sumut Rampung September 2026
Eko Afrianta Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Amalkan Nilai Pancasila