Aktifitas Vulkanik Gunung Api Sinabung Masih Fluktuatif
Kitakininews.co.id -Aktifitas Gunung Api Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, masih terpantau fluktuatif. Meski demikian warga dihimbau agar tetap tenang dan menjauh dari zona merah serta tetap mengikuti perkembangan informasi resmi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Baca Juga:
Puncak gunung Api Sinabung sejak Jumat siang
(11/9/2026), masih terlihat tertutup asap tebal. Namun secara visual
teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang
setinggi sekitar 100 hingga 300 Meter dari puncak gunung dengan kondisi angin
lemah hingga sedang, ke arah timur laut dan timur.
Data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi
Bencana Geologi pada Jumat 11 September 2026 pukul 6 sampai dengan pukul 12,
tidak terdeteksi terjadi kegempaan Gunung Api Sinabung.
Meski demikian masyarakat dan pengunjung tetap
dihimbau agar tidak melakukan aktivitas pada zona merah, radius 3 kilometer
dari puncak Gunung Sinabung, serta radius 5 Kilometer untuk sektoral
selatan-timur.
Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat
sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung juga agar tetap waspada terhadap
bahaya lahar dingin.
Sebelumnya pada 7 September 2026 lalu, pengungsi dari desa Kuta Tengah Kecamatan Simpang Empat di pulangkan ke desa mereka setelah adanya penyesuaian zona bahaya dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.
Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Gunung Anak Krakatau, SAR Kerahkan 7 SRU
Penerbangan Pulih, Hari Ini Bandara Kualanamu Mulai Beroperasi
Abu Vulkanik Anak Krakatau Terus Meningkat, 8.330 Penumpang dari 49 Flight Bandara Kualanamu Tujuan Jakarta dan Bandung Batal Terbang
Indonesia Sedang Berjuang Hadapi Bencana Alam, PDI Perjuangan: Tempatkan Kepentingan Keselamatan Rakyat Diatas Kepentingan Politik
Efek Abu Vulkanik Anak Krakatau, Penerbangan dari Amsterdam Dialihkan