GERILYA Resmi Dideklarasikan di Medan, Lewis Gordon Ajak Pemuda Bergerak Lewat Literasi dan Advokasi
Kitakininews.co.id -MEDAN : Memanfaatkan momentum Bulan Sumpah Pemuda, Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Literasi dan Advokasi Rakyat (DPP GERILYA) mendeklarasikan berdirinya organisasi kepemudaan yang berfokus pada penguatan literasi, advokasi masyarakat, dan persatuan bangsa di Kota Medan, Minggu (25/10/2026).
Baca Juga:
Deklarasi tersebut dirangkaikan dengan kegiatan bakti sosial di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Cinta Kasih sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus langkah awal pengabdian GERILYA kepada masyarakat.
Ketua Umum DPP GERILYA, Lewis Gordon, mengatakan organisasi tersebut dibentuk sebagai wadah bagi generasi muda untuk meningkatkan kesadaran, memperluas pengetahuan, serta memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui gerakan literasi dan advokasi.
Menurut Lewis, literasi menjadi fondasi penting dalam membangun pemikiran kritis, sedangkan advokasi merupakan langkah nyata untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.
"Kami memilih literasi sebagai senjata, sebab tak ada perubahan yang berakar kuat dari pikiran yang gelap dan buta arah. Kami memilih advokasi sebagai langkah, sebab mendengar tanpa bertindak hanyalah gema yang hilang ditelan angin," ujar Lewis Gordon.
Ia menegaskan, generasi muda harus memiliki keberanian menyampaikan kebenaran dan mengambil sikap terhadap persoalan sosial yang terjadi di lingkungan sekitarnya.
"Harus ada sikap. Harus ada keberanian untuk berdiri dan menyuarakan yang benar, walau suara itu kecil, walau jalan itu sunyi," tegasnya.
Lewis menjelaskan, GERILYA berlandaskan nilai-nilai Pancasila, menjunjung tinggi persatuan, serta menolak segala bentuk tindakan yang berpotensi memecah belah masyarakat.
DPP GERILYA berkedudukan di Jalan Brigjen Katamso Dalam Nomor 90L, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan ini juga membuka ruang partisipasi bagi seluruh anak muda Kota Medan tanpa membedakan latar belakang untuk terlibat dalam kegiatan pendidikan masyarakat, penguatan literasi, dan advokasi sosial.
Dalam deklarasi itu, seluruh anggota GERILYA mengikrarkan komitmen untuk terus belajar, mendengarkan aspirasi masyarakat, dan bergerak memperjuangkan perubahan.
"Kami akan terus belajar, hingga layak untuk bicara. Kami akan terus mendengar, hingga layak untuk mewakili," demikian salah satu bagian ikrar GERILYA.
Ikrar tersebut juga memuat tekad para anggota untuk berkontribusi terhadap kemajuan Kota Medan melalui gerakan yang berkelanjutan.
"Kami akan terus bergerak, hingga Medan yang kami cintai ini, perlahan namun pasti, bertumbuh menjadi kota yang layak untuk diperjuangkan," bunyi lanjutan ikrar tersebut.
Selain deklarasi organisasi, kegiatan bakti sosial di LKSA Cinta Kasih menjadi bagian dari agenda GERILYA untuk memperkenalkan semangat kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat.
Semangat 28 Oktober, Pemuda dan Polri Harus Bersatu Berantas Narkoba di Sumut
Saling Lapor ke Polisi, Pegawai PT KAI Mengaku Disabet Gergaji oleh Rahmat Taufik
Pembayaran Bansos Tahun 2025 dan 2026 Tak Tuntas, Kabiro Kesra Mangkir dari RDP
Zulhas Dorong Ekspor Produk Asahan, Petani Batu Bara Terima Bantuan Alsintan
Hadir di Tengah Masyarakat, Kapolres Padangsidimpuan Ajak Warga Tertib Lalu Lintas