Manajer Kebun TGPM PTPN 2 Tawarkan Solusi Bagi Warga Pemilik Ternak Masuk Areal Sawit
Kitakini.news – Permohonan agar hewan ternak warga Desa Pagar
Merbau diizinkan digembalakan di areal perkebunan Tanjung Garbus Pagar Merbau (TGPM)
PTPN 2 Deli Serdang.
Baca Juga:
Seperti pemberitaan sebelumnya, warga Desa Pagar Merbau,
Kecamatan Pagar Merbau, Deli Serdang, melakukan protes. Pasalnya, pihak
manajemen Kebun TGPM PTPN 2 melarang hewan ternak masuk areal perkebunan yang
selama ini tempat para peternak menggembalakan sapi dan kerbau milik mereka.
Manajer Kebun TGPM PTPN 2, H Manurung mengatakan, upaya
pembatasan ternak warga masuk ke areal perkebunan bukan tanpa sebab. Langkah
tersebut dilakukan lantaran toleransi yang diberikan pihaknya tak digubris.
“Banyak dari mereka (warga pemilik ternak)( bulan lalu
meminta waktu satu bulan untuk memindahkan kandang. Sebulan berlalu tetap tidak
dipindah, bahkan ada yang ternaknya diinapkan di dalam areal,” kata Manurung,
dalam keterangannya kepada Kitakini News, Kamis (15/06/2023).
Manurung beralasan, pihaknya harus melakukan langkah tegas
tak mengizinkan ternak warga masuk ke perkebunan lantaran saat ini banyak
tanaman muda.
“Kalau tahun lalu tidak terlalu dibatasi kan karena masih
tanaman tua, sudah berumur 25 tahun. Tahun ini sudah ditumbang (tanaman tua) dan
ditanam ulang, maka ternak sapi/kerbau dilarang keras masuk.
Manurung mengatakan, tidak akan ada toleransi lagi dari
pihak manejemen perkebunan. Di jalur setengah masuk areal kata dia juga sudah
dipasang papan pemberitahuan bahwa ternak dilarang masuk. Namun selalu
diabaikan para peternak.
Menurut Manurung, pihaknya mengizinkan pemilik ternak untuk mengambil rumput dari dalam areal perkebunan sebagai pakan ternak. Namun yang tak bisa ditolerir kata dia yakni kerusakan tanaman sawit karena ternak warga tersebut.
Baca juga: Warga Pagar Merbau Deli Serdang Mohon Hewan Ternak tak Diusir dari dalam Kebun PTPN 2
“Seharusnya ada alternatif yang bisa mereka lakukan, antara
lain memindahkan kandangnya atau mengaritkan rumput untuk makanan ternaknya.
Bukan malah merusak tanaman kelapa sawit,”
ucapnya.
Sebelumnya, warga pemilik ternak mengatakan, akan
mengerahkan massa sebagai bentuk protes kebijakan manajemen kebun TGPM PTPN 2
melarang ternak masuk areal sawit. Sementara itu kata Manurung, pihaknya saat
ini tengah mempelajari delik hukum terkait masuknya ternak ke areal perkebunan.
“Saat ini kami sedang mempelajari delik hukumnya, karena
mereka (warga pemilik ternak) sudah masuk ke areal tanaman kelapa sawit tanpa izin,
dan memasukkan ternak lembu ke areal tanaman yang sudah dilarang untuk
mengnggembalakan ternak,” ungkapnya.
Kontributor: Ony Kurniawan
Redaksi
Diding Boneng Tutup Usia, Dunia Perfilman Kehilangan Legenda
Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumah Komplek Bumi Asri, Polisi Lakukan Penyelidikan
UFC Coret Empat Petarung dari Roster, Daniel Marcos yang Punya Rekor Mentereng Ikut Tergusur
OJK Rajut Kolaborasi Kuat GRC untuk Hadapi Risiko Siber, AI, dan Perubahan Iklim di Sektor Keuangan
Bayern Menggila di Bergamo, Atletico Madrid Pesta Gol