Rabu, 26 Agustus 2026

Warga Desa Muliorejo Berhadapan dengan Satpol PP yang Tutup Akses Jalan Persatuan I Sunggal

- Selasa, 27 Juni 2023 14:14 WIB
Warga Desa Muliorejo Berhadapan dengan Satpol PP yang Tutup Akses Jalan Persatuan I Sunggal

Kitakini.news – Kendati masalah penjualan lahan Jalan Persatuan I di Desa Muliorejo, Sunggal, Deli Serdang belum kelar, Pemkab Deli Serdang diduga memerintahkan agar jalan tersebut ditutup. Pasalnya, puluhan Satpol PP menutup akses jalan tersebut dari aktivitas warga, Selasa (27/06/2023).

Baca Juga:

Hal itu sempat memantik amarah warga Dusun II dan III Desa Muliorejo yang hampir bentrok dengan puluhan aparat Satpol PP yang berjaga di lokasi. Warga juga sempat membakar ban sebagai bentuk kekesalan penutupan jalan tersebut.

Puluhan aparat Satpol PP diperkirakan telah ada di lokasi sejak pagi membuat warga protes lantaran sempat tidak diizinkan untuk melewati jalan tersebut. Tak lama, Anggota Komisi IV DPRD Deliserdang, Zul Amri tiba di lokasi dan membuat amarah warga reda.

“Di DPRD (Deliserdang) sama-sama kita temukan, ada kejanggalan-kejanggalan dalam proses pemerolehan Jalan Persatuan I yang dilakukan PT Latexindo. Yang mana kita ketahui PT latexindo telah membeli jalan ini kepada negara (Pemkab Deli Serdang). Namun proses pembelian jalan ini yang kita persoalkan,” kata Zul Amri.


Keterangan foto: Anggota DPRD Deli Serdang, Zul Amri saat berbicara di hadapan warga Desa Muliorejo.(Foto: dok.Warga)

Kepada warga, Zul Amri mengatakan, pihaknya akan kembali menggelar rapat dengar pendapat (RDP), Senin (03/07/2023) mendatang membahas tindaklanjut persoalan tersebut.

“Oleh sebab itu, kita dari DPR kembali akan segera melaksanakan RDP, rapat dengar pendapat kepada pihak-pihak terkait yang akan kita undang,” ucapnya.

Pada RDP tersebut kata Zul Amri, DPRD Deliserdang akan mengundang kepala desa, camat dan mantan Camat Sunggal, kabag hukum, Inspektorat dan Satpol PP.

“RDP Senin (03/07/2023) depan, kita harap masyarakat hadir di RDP itu,” ucapnya.

“Kepada PT Latexindo Toba Perkasa, kami mohon kalau memang ini sudah merasa punya PT Latexindo, berilah sebuah jawaban yang pasti bentuk-bentuknya. Jangan hanya sebatas untuk menaku-nakuti rakyat. Jalan ini jalan sejarah, jalan ini sudah lebih dulu ada sebelum PT Latexindo ada,” kata Zul Amri lagi.

Seorang Perwakilan Warga, Johan Merdeka, mengatakan, warga selama ini bukan hanya tidak merasakan manfaat dengan adanya PT Latexindo Toba Perkasa. Malah, semenjak adanya perusahan tersebut, warga merasa sengsara.

“Selama ini tidak ada gunanya kehadiran PT Latexindo bagi warga, yang ada hanya menyengsarakan warga. Kalau kami menemukan adanya limbah beracun yang dihasilkan PT ini kepada warga kami meminta agar PT Latexindo Toba Perkasa ditutup,” ungkapnya.

“Kami melihat ada dugaan manipulai yang dilakukan bupati Deli Serdang dan camat. Terutama kepala desa yang harus bertanggung jawab di dalam penjualan Jalan Persatuan I ini. Kami mendesak agar polisi maupun kejaksaan menangkap kepala desa,” ujarnya.

Kontributor: Ony Kurniawan

Redaksi

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Diding Boneng Tutup Usia, Dunia Perfilman Kehilangan Legenda

Diding Boneng Tutup Usia, Dunia Perfilman Kehilangan Legenda

Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumah Komplek Bumi Asri, Polisi Lakukan Penyelidikan

Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumah Komplek Bumi Asri, Polisi Lakukan Penyelidikan

UFC Coret Empat Petarung dari Roster, Daniel Marcos yang Punya Rekor Mentereng Ikut Tergusur

UFC Coret Empat Petarung dari Roster, Daniel Marcos yang Punya Rekor Mentereng Ikut Tergusur

OJK Rajut Kolaborasi Kuat GRC untuk Hadapi Risiko Siber, AI, dan Perubahan Iklim di Sektor Keuangan

OJK Rajut Kolaborasi Kuat GRC untuk Hadapi Risiko Siber, AI, dan Perubahan Iklim di Sektor Keuangan

Bayern Menggila di Bergamo, Atletico Madrid Pesta Gol

Bayern Menggila di Bergamo, Atletico Madrid Pesta Gol

Juara Duta Muda Sumatera Utara 2026 Terpilih, Pemuda Ini Bawa Asa Baru untuk Sumatera Utara

Juara Duta Muda Sumatera Utara 2026 Terpilih, Pemuda Ini Bawa Asa Baru untuk Sumatera Utara

Komentar
Berita Terbaru