Minggu, 05 Juli 2026

Hassanudin Apresiasi Polrestabes Medan Sukses Bongkar Kasus Eksploitasi Anak dan Perdagangan Manusia

Heru - Minggu, 22 Oktober 2023 14:30 WIB
Hassanudin Apresiasi Polrestabes Medan Sukses Bongkar Kasus Eksploitasi Anak dan Perdagangan Manusia
(Diskominfo Sumut/Imam Syahputra).
Penjabat Gubernur Sumatera Utara Hassanudin saat memberikan keterangan kepada wartawan di Medan baru-baru ini.

kitakini.news -Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Hassanudin mengapresiasi kinerja Polrestabes Medan yang berhasil menungkap dua kasus eksploitasi anak dan 5 kasus perdagangan orang (Human Trafficking).

Baca Juga:

Sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu), Hassanudin memberikan piagam penghargaan kepada Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Tatareda dan Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa.

Hassanudin mengatakan, kedua kasus yang berhasil diungkap Polrestabes Medan merupakan pengunkapan kasus tertinggi dari Polres-Polres dijajaran Polda Sumut.

"Ini prestasi yang luar biasa dan bukan pengungkapan kasus yang mudah. Dalam satu tahun total mengungkap 2 eksploitasi anak dan 5 Human Trafficking," ujar Pj Gubsu kepada wartawan di Medan, Minggu (22/10/2023).

Hassanudin berharap agar semakin banyak kasus pidana yang terungkap di provinsi ini, terutama Narkoba. Apalagi Sumut sampai saat ini masih menepati rangking pertama dalam penyalahgunaan Narkoba di Indonesia.

"Kita harap semakin banyak kasus pidana yang terungkap, terutama untuk Narkoba, karena ini menjadi perhatian kita bersama, menjadi perhatian Pak Presiden Joko Widodo," tegasnya.

Sebelumnya, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa menerangkan ada dua kasus eksploitasi anak sempat viral di media sosial dalam dua bulan terakhir. Kedua kasus tersebut dilakukan dua panti asuhan dengan membuat konten video di media sosial, agar menerima simpati dan bantuan dari masyarakat.

"Mereka membuat konten untuk menarik empati masyarakat dengan harapan mendapatkan bantuan, salah satunya menyuapi bayi dua bulan dengan bubur, sekarang pemilik panti asuhannya sudah menjadi tersangka," beber Valentino.

Sementara itu, lanjutnya, Juni sampai Oktober 2023, Tim Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang Polrestabes Medan juga berhasil mengungkap 5 kasus perdagangan orang dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

"Dan ada tujuh pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polrestabes Medan dari kasus perdagangan orang skala internasional ini. Ini kasus luar biasa, kita berhasil mengungkap 5 dari bulan Juni hingga Oktober dan sudah menetapkan tersangkanya," pungkas Valentino.



Reporter: Heru Soesilo


Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Heru
SHARE:
Tags
Berita Terkait
BAMPERSU Dukung Langkah Kejari Medan Bongkar Dugaan Korupsi BLUD RSUD dr. Pirngadi

BAMPERSU Dukung Langkah Kejari Medan Bongkar Dugaan Korupsi BLUD RSUD dr. Pirngadi

PH Mantan Kadis Sosial Samosir Minta Dakwaan Dinyatakan Batal Demi Hukum

PH Mantan Kadis Sosial Samosir Minta Dakwaan Dinyatakan Batal Demi Hukum

Mau Tahu? Ini Beda Tahu Putih dengan Tahu Kuning: Bukan Sekadar Warna

Mau Tahu? Ini Beda Tahu Putih dengan Tahu Kuning: Bukan Sekadar Warna

Apresiasi Pembangunan Jalan Sipiongot, Aswin Parinduri Ingatkan Pentingnya Kualitas

Apresiasi Pembangunan Jalan Sipiongot, Aswin Parinduri Ingatkan Pentingnya Kualitas

Penyintas Tanah Datar Mendapatkan Huntap 60 Unit, Warga Bisa Kembali

Penyintas Tanah Datar Mendapatkan Huntap 60 Unit, Warga Bisa Kembali

HUT ke- 436 Medan, Rico Waas Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Medan Bertuah dan Tinggalkan Legasi Terbaik

HUT ke- 436 Medan, Rico Waas Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Medan Bertuah dan Tinggalkan Legasi Terbaik

Komentar
Berita Terbaru