Optimalkan PAD dari PKB, Baskami: UPTD Samsat Siantar Harus ‘Jemput Bola’
Kitakini.news - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Baskami Ginting mengunjungi Kantor Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Samsat, Kota Pematangsiantar, Rabu (13/12/2023). Pada kunjungan tersebut, Baskami diterima oleh Kepala UPTD Samsat Siantar, Fuad G Damanik.
Baca Juga:
Baskami mengatakan kedatanganya membahas optimalisasi pendapatan daerah dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). "Pajak kendaraan bermotor sangat penting dalam PAD, juga berguna untuk pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan," ujarnya.
Baskami juga mendorong UPTD Samsat Siantar mendorong dan melakukan sistem 'jemput bola' kepada masyarakat, agar nantinya peningkatan pajak kendaraam bermotor lebih maksimal.
"Masyarakat juga agar terus dilakukan sosialisasi tentang pentingnya PKB dalam proses penyelenggaraan daerah," tambahnya.
Baskami menjelaskan, sesuai amanah Undang-Undang 22 Tahun 2009, tentang Lalulintas dan angkutan jalan telah mengatur adanya sanksi penghapusan data kendaraan bermotor yang tidak bayar pajak.
"Diharapkan dengan adanya penegakan peraturan itu, semakin meningkatkan kesadaran membayar pajak," ungkapnya.
Menurut Baskami, adanya penghapusan data kendaraan yang tidak membayar pajak selama dua tahun lebih, dapat meningkatkan sadarnya masyarakat tentang pentingnya membayar pajak.
Masih kata Baskami, pajak kendaraan bermotor merupakan unsur utama pembiayaan pembangunan daerah, terutama di sektor infrastruktur dan lainnya.
"Sumatera Utara melakukan pembenahan infrastruktur besar-besaran, maka dari itu harus diimbangi dengan optimalisasi pendapatan daerah," pungkasnya. (**)
Satlantas Polres Nias Gelar Operasi Pajak Kendaraan, Ingatkan Aturan Penggunaan Sepeda Listrik
Yahdi Khoir Dorong Pinjaman Daerah dan Lobi Pemerintah Pusat Tidak Potong TKD
Hadapi Banjir Bandang Sumbar, Menteri PU Percepat Bangun Dam
Terima Kapoldasu Irjen Sonny Irawan, DPRD Sumut Dukung Pemberantasan Narkoba Hingga ke Hulu
Soroti Pemangkasan Transfer Pusat, Benny Sihotang Dorong Alternatif Pembiayaan