Tottenham permalukan Manchester City 2-0 di Etihad lewat gol Johnson dan Palhinha.
City yang menurunkan James Trafford sebagai kiper utama tampil dominan dalam penguasaan bola, tetapi rapuh dalam penyelesaian akhir. Spurs justru lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.
Baca Juga:
Gol pertama hadir di menit ke-35 melalui Brennan Johnson. Penyerang asal Wales itu menyelesaikan umpan Richarlison dengan tendangan terukur. Sempat dianggap offside, namun setelah tinjauan VAR, gol disahkan wasit.
Menjelang turun minum, tepatnya menit ke-45+2, kesalahan fatal Trafford berbuah petaka. Umpannya yang salah arah dipotong pemain Spurs dan bola jatuh ke kaki João Palhinha, yang dengan tenang menggandakan keunggulan tim tamu.
Memasuki babak kedua, Pep Guardiola melakukan sejumlah perubahan dengan memasukkan Phil Foden, Bernardo Silva, hingga Rodri. Namun, City tetap kesulitan menembus pertahanan Spurs yang bermain disiplin. Hingga laga usai, kedudukan 0-2 tak berubah.
Kemenangan ini membuat Tottenham melanjutkan tren positif dengan dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan di awal musim. Sementara bagi City, kekalahan ini menjadi sinyal alarm, terlebih performa Trafford di bawah mistar kembali menuai sorotan di tengah kabar hengkangnya Ederson.
Pelatih Spurs, Thomas Frank, menyebut kemenangan ini lahir dari disiplin timnya.
"Kami tahu City akan mendominasi, jadi kami harus bekerja keras, kompak, dan memanfaatkan kesalahan lawan. Itulah yang kami lakukan hari ini," ujarnya dikutip dari Reuters.
Dengan hasil ini, Tottenham sementara berada di puncak klasemen Premier League, sedangkan Manchester City harus puas tertahan di papan tengah.
Sumber: The Guardian, Reuters, The Sun
Real Madrid Tawarkan Eduardo Camavinga ke Manchester City, Mourinho Disebut Beri Restu
Dari Bournemouth ke Anfield, Iraola Hadapi Tantangan Raksasa
Fans Liverpool Bersiap! Iraola Segera Ambil Alih Anfield
Pep Guardiola Pergi, Haaland Haru Ungkap Rahasia yang Buat Manchester City Banjir Trofi
Barcelona Serius Kejar Anthony Gordon, Deco Sampai Terbang ke Inggris