Khabib Jelaskan Kehebatan Cekikan Usman Saat Habisi Alfie Davis: Banyak yang Belum Paham
Khabib menilai masih banyak penonton yang belum memahami esensi teknik cekikan dalam bela diri campuran, terutama ketika diaplikasikan dengan presisi dan kontrol tingkat tinggi seperti yang diperlihatkan Usman di dalam oktagon terhadap Alfie Davis.
Baca Juga:
"Aku pikir orang-orang baru akan benar-benar memahami teknik MMA ini nanti. Cekikan itu terlalu bagus. Waktu yang akan membuktikan," tulis Khabib dalam unggahannya.
Dari komentar tersebut, Khabib yang disebut sebagai salah satu pegulat terbaik sepanjang sejarah MMA, dan mantan juara kelas ringan UFC tak terkalahkan, cekikan bukan sekadar cara untuk mengakhiri laga. Hal itu melainkan representasi penguasaan teknik grappling yang matang. Ia menyiratkan bahwa keindahan teknik semacam ini kerap luput dari perhatian karena publik lebih terpaku pada adu pukulan atau knockout spektakuler.
Tidak hanya Khabib, BBC juga dalam artikelnya membahas kemenangan ke-21 Nurmagomedov dalam karir MMA profesionalnya juga menyebut cekikan yang membuat Davis pingsan itu sebagai cekikan tidak lazim (unorthodox choke).
"Dengan sisa waktu sedikit lebih dari setengah menit di ronde ketiga, Nurmagomedov melakukan takedown krusial yang menentukan arah pertandingan. Ia kemudian berhasil mengambil punggung Davis dan mengakhiri laga dengan teknik cekikan kombinasi arm triangle dan rear-naked choke yang tak lazim," demikian isi artikel yang ditulis Paul Battison, jurnalis olahraga BBC itu.
Jalannya Pertandingan Usman Nurmagomedov vs Alfie Davis
Pertarungan utama di Coca-Cola Arena, Dubai, berlangsung dalam tempo tinggi sejak ronde pertama. Usman Nurmagomedov langsung menunjukkan dominasinya dengan mengombinasikan striking jarak menengah dan tekanan grappling. Beberapa kali takedown bersih berhasil ia lakukan, memaksa Alfie Davis lebih banyak bertahan sambil mencari celah untuk melancarkan serangan balasan.
Memasuki ronde kedua, Davis tampil lebih berani. Petarung asal Inggris itu sempat memperlihatkan peningkatan dalam bertahan dari takedown dan mencoba menjaga laga tetap berdiri. Namun, konsistensi tekanan Usman, terutama dalam perebutan posisi di dekat pagar oktagon, membuat Davis perlahan kehilangan ritme dan energi.
Momen penentuan terjadi di ronde ketiga. Usman kembali mengamankan takedown krusial, kemudian bertransisi dengan cepat ke posisi punggung. Dari situ, ia mengunci rear-naked choke dengan sangat rapat. Davis tak memiliki banyak ruang untuk bertahan, hingga akhirnya wasit menghentikan pertandingan setelah sang penantang tak lagi mampu melawan.
Usai laga, Davis bahkan mengaku sempat kehilangan kesadaran akibat cekikan tersebut, menggambarkan betapa efektif dan cepatnya teknik yang dilepaskan Usman.
Cekikan yang Dinilai Terlalu Sempurna
Banyak pengamat MMA menilai kemenangan Usman sebagai contoh ideal penerapan submission tingkat elite. Teknik cekikan seperti rear-naked choke membutuhkan presisi, kontrol posisi, dan ketenangan—tiga aspek yang menjadi ciri khas gaya bertarung keluarga Nurmagomedov.
Komentar Khabib pun mempertegas pandangan tersebut. Baginya, cekikan Usman bukan hanya soal kemenangan, melainkan bukti bahwa penguasaan teknik grappling masih menjadi senjata paling berbahaya dalam MMA modern. Seiring waktu, Khabib yakin publik akan semakin memahami mengapa teknik semacam ini pantas disebut terlalu bagus.
Sumber: Instagram Khabib Nurmagomedov, MMA Fighting, bbc.com
5 Tanda Usman Nurmagomedov Segera Bertarung di UFC Usai Kemenangan Makhachev
Usman Nurmagomedov Isyaratkan Keinginannya Pindah ke UFC
Masa Depan Usman Nurmagomedov Terkuak, Khabib Janjikan Kabar Besar Bulan Depan
Usman Nurmagomedov Hancurkan Archie Colgan, Jagoan Dagestan 7 Kali Pertahankan Gelar
Usman Nurmagomedov vs Archie Colgan: Juara Dagestan Ogah Remehkan Archie Colgan