Bangkit dari Tragedi, Anthony Joshua Kembali Naik Ring Juli 2026
Mantan juara dunia kelas berat itu dijadwalkan menjalani laga comeback melawan petinju Albania, Kristian Prenga, pada 25 Juli 2026 di Riyadh, Arab Saudi. Pertarungan tersebut akan menjadi penampilan pertama Joshua sejak insiden memilukan yang mengguncang hidupnya akhir tahun lalu.
Baca Juga:
Comeback ini bukan sekadar jadwal pertarungan biasa. Bagi Joshua, ini adalah upaya bangkit setelah masa yang disebut banyak pihak sebagai periode paling berat dalam hidupnya.
Kecelakaan yang terjadi di Nigeria pada Desember 2025 merenggut nyawa dua orang terdekatnya, termasuk sahabat masa kecilnya. Joshua sendiri selamat, namun tragedi itu sempat membuat masa depannya di dunia tinju dipenuhi tanda tanya.
Kini, petinju Inggris berusia 36 tahun itu memilih kembali melakukan apa yang paling dikenalnya: bertarung.
Lawan Joshua: Mesin KO dari Albania
Di sudut seberang, Joshua akan menghadapi nama yang mungkin belum terlalu familiar bagi penggemar kasual: Kristian Prenga.
Namun, menganggap enteng petinju asal Albania itu bisa menjadi kesalahan. Prenga, 35 tahun, adalah mantan kickboxer yang kini membangun reputasi di tinju profesional. Ia membawa rekor 20 kemenangan dan hanya sekali kalah, dengan seluruh kemenangan diraih lewat knockout, statistik yang cukup membuat divisi kelas berat memberi perhatian.
Meski belum pernah menghadapi elite dunia, gaya agresif dan daya pukulnya membuat duel ini tetap menyimpan risiko bagi Joshua, terlebih karena laga tersebut menjadi pertarungan pertamanya setelah hiatus emosional panjang.
Joshua: Saya Sudah Membangun Diri Lagi
Saat mengumumkan comeback-nya, Joshua mengakui dirinya memang membutuhkan waktu sebelum siap kembali bertanding.
"Bukan rahasia lagi kalau saya mengambil waktu untuk mengonsolidasikan diri dan membangun kembali kesiapan saya sebelum kembali ke ring, dan hari ini adalah langkah berikutnya dalam perjalanan itu," kata Joshua.
Joshua juga mengungkap antusiasmenya memulai kesepakatan multi-pertarungan di Arab Saudi.
"Saya senang bisa menyepakati kontrak multi-fight yang dimulai pada 25 Juli di Arab Saudi. Saya menantikan untuk kembali bertanding dan melanjutkan dari titik terakhir saya berhenti. The landlord will collect his rent. Itu pasti," ujarnya.
Ucapan itu memperlihatkan satu hal: Anthony Joshua ingin kembali bukan hanya untuk tampil, tetapi untuk merebut kembali posisinya di puncak kelas berat.
Riyadh Jadi Awal Jalan Menuju Duel Besar
Pertarungan melawan Prenga juga diyakini bukan tujuan akhir. Promotor Eddie Hearn sebelumnya mengungkap bahwa duel yang lama dinanti antara Anthony Joshua vs Tyson Fury telah disiapkan untuk akhir tahun 2026. Namun sebelum menuju panggung super fight tersebut, Joshua harus melewati ujian pertamanya di Riyadh.
Karena itu, laga 25 Juli nanti punya arti jauh lebih besar daripada sekadar pemanasan. Ini adalah ujian kondisi fisik, ketahanan mental, sekaligus penanda apakah Anthony Joshua benar-benar telah pulih dari salah satu masa tergelap dalam kehidupannya.
Sumber: Reuters (27 April 2026), Sky Sports Boxing, Matchroom Boxing.
Anthony Joshua Bangkit Setelah Dipukul Jatuh, Pukul KO Prenga Ronde Berikutnya
Jon Jones Buka Peluang Lawan Oleksandr Usyk, Antarkan Sang Juara Pensiun?
Usyk Lepas Semua Sabuk Juara, Isyaratkan Segera Pensiun: Akan ada Last Dance
Dmitry Bivol Dominan Atas Eifert, Tapi Masih Bungkam Soal Trilogi Beterbiev
Dmitry Bivol Wajib Lewati Eifert, Duel Trilogi Kontra Beterbiev Sudah Menanti