Pep Guardiola Pergi, Haaland Haru Ungkap Rahasia yang Buat Manchester City Banjir Trofi
Kitakini.news - Seperti pepatah lama, "kehilangan baru terasa setelah benar-benar pergi." Kalimat itu tampaknya kini dirasakan para pemain Manchester City usai perpisahan dengan sosok yang selama satu dekade menjadi nyawa permainan mereka, Pep Guardiola. Bukan hanya soal trofi dan kemenangan, Pep dinilai berhasil mengubah mentalitas City menjadi tim yang selalu lapar akan pencapaian baru.
Baca Juga:
Kepergian pelatih asal Spanyol tersebut masih menyisakan duka mendalam di ruang ganti The Citizens. Satu per satu pemain menyampaikan pesan perpisahan untuk Guardiola, termasuk striker andalan mereka, Erling Haaland.
Meski baru disampaikan beberapa hari setelah pengumuman resmi perpisahan, Haaland akhirnya mengungkapkan isi hatinya lewat akun Instagram pribadinya pada Rabu (27/5/2026). Penyerang asal Norwegia itu menegaskan betapa besar pengaruh Guardiola terhadap perjalanan karier dan cara berpikirnya selama membela Manchester City.
Dalam unggahannya, Haaland menggambarkan Pep sebagai pelatih yang tak pernah berhenti mendorong pemainnya berkembang. Menurutnya, Guardiola berhasil membuat standar luar biasa terasa seperti hal biasa di lingkungan klub.
"Pelatih yang tidak pernah berhenti mengajarkan banyak hal. Rasanya mungkin terdengar gila mengatakan ini, tetapi Anda membuat kehebatan terasa seperti sesuatu yang normal," tulis Haaland.
Bagi Haaland, Guardiola selalu menanamkan ambisi tanpa batas. Bahkan setelah kemenangan besar, hattrick, maupun trofi diraih, Pep tetap menuntut timnya mencari level berikutnya.
"Bahkan setelah hattrick, kemenangan, dan trofi, selalu ada pelajaran baru, tantangan baru, dan level lain yang harus dicapai."
Mentalitas itulah yang disebut Haaland telah mengubah Manchester City menjadi tim yang dominan dan konsisten di level tertinggi sepak bola Eropa. Tak hanya berdampak bagi klub, ia juga merasa Pep membentuk dirinya menjadi pemain dengan mental elite.
"Mentalitas itu mengubah klub ini selamanya dan juga mengubah diri saya," tulis Haaland.
Di akhir pesannya, Haaland menyampaikan rasa hormat sekaligus terima kasih mendalam kepada Guardiola. Ia menyebut kesempatan bekerja bersama Pep sebagai salah satu kehormatan terbesar dalam hidupnya.
"Sebuah kehormatan terbesar dalam hidup bisa bekerja dengan yang terbaik. Terima kasih untuk segalanya, bos." tulisnya.
Pep Guardiola sendiri dipastikan meninggalkan Manchester City setelah 10 tahun penuh prestasi. Selama masa kepemimpinannya, ia sukses membawa City meraih banyak gelar bergengsi dan menjadikan klub tersebut sebagai salah satu kekuatan dominan di Eropa.
Trofi itu adalah, 6 trofi Liga Premier Inggris, 1 trofi Liga Champions Eropa, 3 Piala FA, 5 Piala Liga Inggris (Carabao Cup). Selain itu, ada tiga 3 Community Shield, 1 UEFA Super Cup, dan 1 FIFA Club World Cup.
Sumber: Instagram, Soccerway
Pep Guardiola Bongkar Sisi Gelap di Manchester City: Marah kepada Haaland hingga Bicara Perceraian
Rodri Tiba di Barcelona, Selangkah Lagi Resmi Jadi Pemain Blaugrana
Liverpool Tampil Meyakinkan, Como Takluk 2-0 di Anfield
Spurs Selangkah Lagi Dapatkan Cody Gakpo, Liverpool Mulai Dihubungi
Duel Pramusim, Manchester City Bangkit, Taklukkan Atletico Madrid 3-1