Montella Tak Habis Pikir Turki Kalah dari Australia: Kami Mendominasi Pertandingan
Kitakini.news - Pelatih Timnas Turki, Vincenzo Montella, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya kalah 0-2 dari Australia pada laga pembuka Grup D Piala Dunia 2026 di BC Place Stadium, Vancouver, Minggu (14/6/2026) WIB. Kekalahan tersebut terasa menyakitkan lantaran tim berjuluk Bulan Sabit-Bintang, mendominasi jalannya pertandingan, namun gagal mengubah banyak peluang menjadi gol.
Baca Juga:
Australia mencuri kemenangan berkat gol Nestory Irankunda pada menit ke-27 dan Connor Metcalfe pada menit ke-75. Di sisi lain, Turki menguasai penguasaan bola dan terus menekan sepanjang pertandingan, tetapi penyelesaian akhir yang buruk membuat mereka pulang tanpa poin.
Dalam konferensi pers seusai laga, Montella mengakui hasil tersebut sangat mengecewakan bagi dirinya dan seluruh tim.
"Kami sangat sedih dan tahu masih ada waktu untuk bangkit di fase grup," ujarnya pasca laga.
Pelatih asal Italia itu menilai anak asuhnya sebenarnya mampu mengendalikan permainan sesuai rencana. Namun dominasi tersebut tidak mampu diterjemahkan menjadi gol.
"Laga berjalan seperti yang kami perkirakan secara taktis. Kami tahu mereka akan bermain bertahan dan menunggu serangan balik. Kami menguasai bola, tetapi tidak mampu menyelesaikan serangan menjadi gol," kata dia.
Montella juga mengungkapkan bahwa Australia bermain persis seperti yang sudah dianalisis tim pelatih sebelum pertandingan.
"Saya memang mengharapkan strategi seperti ini dari Australia. Mereka fokus bertahan, bermain sangat dalam, dan menyulitkan kami untuk menemukan ruang," ungkapnya.
Menurut mantan pelatih AC Milan dan Sevilla itu, faktor fisik menjadi salah satu kunci kemenangan Socceroos. Lini belakang Australia yang memiliki postur tinggi dan kuat membuat para penyerang Turki kesulitan menciptakan peluang bersih.
"Pertahanan mereka sangat kuat secara fisik. Ketika menghadapi tim seperti itu, tidak mudah untuk menembus pertahanan mereka. Kami beberapa kali hampir mencetak gol, tetapi tidak berhasil," ungkapnya.
Meski kalah, Montella tetap melihat sejumlah hal positif dari penampilan timnya. Ia menilai semangat juang para pemain tidak pernah hilang hingga menit terakhir.
"Kami menunjukkan karakter dan bermain dengan hati. Para pemain berjuang sampai akhir, tetapi hari ini hasilnya tidak berpihak kepada kami," ucapnya.
Data statistik menunjukkan Turki memang lebih dominan. Mereka mencatat sekitar 30 percobaan tembakan dan delapan di antaranya mengarah ke gawang. Namun penampilan impresif kiper Australia, Patrick Beach, serta disiplin lini belakang Socceroos membuat seluruh peluang tersebut gagal berbuah gol.
"Masih ada waktu untuk memperbaiki keadaan. Turnamen ini belum berakhir dan kami harus segera bangkit," pungkasnya.
Sumber: Reuters, FIFA, ANTARA, TRT Spor, Diken, AP.
Darwin Nunez Susul Mohamed Salah ke Trabzonspor, Bangun Duet Maut Demi Ambisi Juara
Mohamed Salah Disambut Ribuan Fans, Resmi Diperkenalkan Trabzonspor
Mohamed Salah Kian Dekat Berlabuh di Trabzonspor, Tinggal Menunggu Tes Medis
Neymar Jr Resmi Pensiun dari Timnas Brasil: Saya Memberikan Darah, Hidup Saya untuk Selecao
Zinedine Zidane Terharu Pimpin Timnas Prancis, Sengaja Tolak Tawaran Klub Demi Les Bleus