Arab Saudi Tahan Uruguay, Donis Apresiasi Penampilan Kiper
Kitakini.news - Pelatih Timnas Arab Saudi, Georgios Donis, mengaku puas sekaligus lega setelah timnya berhasil menahan Uruguay dengan skor 1-1 pada laga pembuka Grup H Piala Dunia 2026 di Miami Stadium, Senin (15/6/2026) atau Selasa (16/6/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut menjaga peluang Green Falcons untuk bersaing memperebutkan tiket ke babak gugur setelah sebelumnya Spanyol juga ditahan Cape Verde tanpa gol.
Baca Juga:
Arab Saudi sempat membuat kejutan ketika bek tengah Abdulelah Al-Amri membawa timnya unggul pada menit ke-41. Gol itu lahir setelah kiper Uruguay Fernando Muslera gagal mengantisipasi bola hasil sepak pojok. Namun tekanan tanpa henti Uruguay akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-80 melalui Maxi Araujo yang memanfaatkan bola muntah di depan gawang.
Meski gagal mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan, Donis menilai satu poin melawan tim sekelas Uruguay merupakan hasil yang sangat penting bagi skuadnya.
"Kami baru bekerja bersama dalam waktu yang sangat singkat. Saya belum memiliki cukup waktu untuk membuat tim ini memiliki fleksibilitas taktik yang saya inginkan," ujar Donis seusai pertandingan.
Pelatih asal Yunani itu baru ditunjuk menangani Arab Saudi pada akhir April lalu. Dengan waktu persiapan yang terbatas, Donis menilai hasil imbang melawan salah satu kekuatan tradisional Amerika Selatan dapat menjadi suntikan kepercayaan diri besar bagi para pemainnya.
"Yang terpenting saat ini adalah mendapatkan dorongan psikologis. Ketika Anda menghadapi tim kuat seperti Uruguay dan berhasil meraih poin, itu memberi kepercayaan diri yang besar kepada para pemain," katanya.
Donis juga mengakui timnya kesulitan menjaga intensitas permainan setelah turun minum. Menurutnya, Arab Saudi terlalu banyak berada di bawah tekanan sehingga gagal mengendalikan tempo pertandingan seperti yang diinginkan.
"Pada babak kedua kami kehilangan energi. Kami tidak mampu menguasai bola cukup lama untuk mengontrol ritme permainan dan itu membuat Uruguay terus menekan kami," ungkapnya.
Sepanjang paruh kedua pertandingan, Uruguay memang tampil dominan. Tim asuhan Marcelo Bielsa melepaskan gelombang serangan dan menciptakan banyak peluang berbahaya. Namun Donis memuji ketangguhan lini pertahanan serta penampilan gemilang penjaga gawang Mohammed Al-Owais yang berkali-kali menggagalkan peluang lawan.
"Kiper kami tampil luar biasa. Begitu juga para pemain bertahan yang bekerja sangat keras menghadapi tekanan selama babak kedua," ujar Donis.
Mantan pelatih Al-Hilal itu menegaskan bahwa proses pembentukan tim masih berjalan. Ia terus mempelajari karakter dan kemampuan para pemain agar Arab Saudi bisa berkembang selama turnamen berlangsung.
"Saya masih berusaha mengenal para pemain lebih dalam, memahami bagaimana mereka bereaksi dalam berbagai situasi pertandingan dan bagaimana kami bisa menjadi tim yang lebih baik," kata Donis.
Hasil imbang tersebut membuat seluruh penghuni Grup H sama-sama mengoleksi satu poin setelah Spanyol dan Cape Verde juga bermain imbang 0-0. Situasi itu membuat persaingan grup menjadi salah satu yang paling terbuka di Piala Dunia 2026.
Bagi Donis, satu poin dari Uruguay bukan hanya soal angka di klasemen. Hasil itu menjadi bukti bahwa Arab Saudi mampu bersaing dengan tim-tim besar dunia dan dapat menatap laga berikutnya melawan Spanyol dengan rasa percaya diri yang lebih tinggi.
Sumber: Reuters, AFP, The Guardian.
Neymar Jr Resmi Pensiun dari Timnas Brasil: Saya Memberikan Darah, Hidup Saya untuk Selecao
Zinedine Zidane Terharu Pimpin Timnas Prancis, Sengaja Tolak Tawaran Klub Demi Les Bleus
Roberto Mancini Resmi Kembali Latih Timnas Italia, FIGC Akhiri Drama Pencarian Pelatih
Real Madrid Percaya Diri Rekrut Rodri, Kapten Spanyol Disebut Sudah Masuk Kerangka Tim
50 Laga Tanpa Kekalahan, Timnas Spanyol Cetak Rekor Tak Tertandingi