Meksiko Kunci Tiket 32 Besar, Korea Selatan Tumbang pada Duel Ketat Grup A
Pertandingan berlangsung jauh lebih ketat dibanding yang diperkirakan banyak pihak. Korea Selatan datang dengan modal kemenangan comeback atas Republik Ceko pada laga pembuka, sementara Meksiko tengah berada dalam kepercayaan diri tinggi usai mengalahkan Afrika Selatan. Kedua tim sama-sama memahami pentingnya tiga poin untuk membuka jalan menuju fase gugur.
Baca Juga:
Sejak peluit awal dibunyikan, duel berlangsung dalam tempo sedang dengan kedua tim berhati-hati menjaga keseimbangan permainan. Meksiko berusaha menguasai bola melalui kombinasi lini tengah yang digalang Luis Romo dan Erik Lira, sedangkan Korea Selatan mengandalkan kecepatan transisi yang dipimpin Son Heung-min dan Lee Kang-in.
Babak pertama berjalan relatif tertutup. Korea Selatan justru beberapa kali mampu membuat tuan rumah kesulitan mengembangkan permainan. Tekanan disiplin yang diterapkan skuad Taegeuk Warriors membuat para pemain Meksiko kesulitan menemukan ruang di sepertiga akhir lapangan. Ketidakpuasan suporter bahkan sempat terdengar saat kedua tim memasuki ruang ganti tanpa gol.
Kebuntuan akhirnya pecah lima menit setelah jeda. Sebuah kesalahan fatal dari kiper Korea Selatan, Kim Seung-gyu, berhasil dimanfaatkan dengan sempurna oleh Luis Romo. Gelandang Meksiko itu menyambar peluang yang muncul dan mengirim bola ke gawang untuk membawa El Tri unggul 1-0. Gol tersebut mengubah atmosfer pertandingan secara drastis dan membangkitkan semangat puluhan ribu pendukung tuan rumah.
Setelah unggul, Meksiko bermain lebih percaya diri. Raúl Jiménez dan Obed Vargas beberapa kali memperoleh peluang untuk menggandakan keunggulan, tetapi Kim Seung-gyu menebus kesalahannya dengan sejumlah penyelamatan penting yang membuat Korea Selatan tetap bertahan dalam pertandingan.
Korea Selatan tidak menyerah begitu saja. Memasuki 15 menit terakhir, mereka meningkatkan intensitas serangan dan memaksa lini belakang Meksiko bekerja ekstra keras. Son Heung-min menjadi motor serangan yang terus mencari celah, sementara Lee Kang-in aktif mengalirkan bola ke area berbahaya. Namun rapatnya pertahanan El Tri membuat peluang-peluang tersebut gagal berbuah gol.
Drama terjadi pada menit-menit akhir ketika Korea Selatan nyaris menyamakan kedudukan. Akan tetapi, penjaga gawang Raúl Rangel tampil sebagai pahlawan dengan melakukan penyelamatan ganda krusial yang menggagalkan peluang emas lawan. Aksi tersebut menjadi momen penentu yang memastikan tiga poin tetap berada di tangan Meksiko.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 tidak berubah. Kemenangan ini membawa Meksiko lolos ke fase gugur sebagai pemuncak Grup A sementara dan menjadi tim pertama yang mengamankan tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Di sisi lain, Korea Selatan masih memiliki peluang melangkah ke fase berikutnya, tetapi harus meraih hasil positif pada pertandingan terakhir melawan Afrika Selatan.
Sumber: Reuters, FIFA, The Guardian
UMKM Pakpak Bharat Tembus Panggung Internasional
Neymar Jr Resmi Pensiun dari Timnas Brasil: Saya Memberikan Darah, Hidup Saya untuk Selecao
Zinedine Zidane Terharu Pimpin Timnas Prancis, Sengaja Tolak Tawaran Klub Demi Les Bleus
Roberto Mancini Resmi Kembali Latih Timnas Italia, FIGC Akhiri Drama Pencarian Pelatih
Real Madrid Percaya Diri Rekrut Rodri, Kapten Spanyol Disebut Sudah Masuk Kerangka Tim