Rabu, 22 Juli 2026

50 Laga Tanpa Kekalahan, Timnas Spanyol Cetak Rekor Tak Tertandingi

Spanyol Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan Menuju Juara Dunia
Sukri - Rabu, 22 Juli 2026 19:30 WIB
50 Laga Tanpa Kekalahan, Timnas Spanyol Cetak Rekor Tak Tertandingi
istimewa
Kapten timnas Spanyol, Rodri, mengangkat trofi Piala Dunia 2026, trofi kedua yang didapatkan La Roja sepanjang sejarah. (Foto: fifaworldcup/Instagram)
Kitakininews.co.id - Timnas Spanyol tidak hanya mengakhiri penantian 16 tahun untuk kembali mengangkat trofi Piala Dunia. La Roja juga mencatatkan diri dalam sejarah sepak bola internasional dengan membangun rekor 50 pertandingan beruntun tanpa kekalahan hingga memastikan gelar juara Piala Dunia 2026.

Kemenangan 1-0 atas Argentina pada final di MetLife Stadium, New Jersey, melalui gol Ferran Torres pada babak tambahan waktu menjadi penutup sempurna perjalanan luar biasa pasukan Luis de la Fuente. Gelar tersebut merupakan trofi Piala Dunia kedua Spanyol setelah sukses pertama pada edisi 2010.

Baca Juga:

Namun, lebih dari sekadar gelar juara, konsistensi Spanyol yang nyaris tanpa cela selama lebih dari dua tahun terakhir menjadi

Sebelum memasuki semifinal Piala Dunia 2026, Spanyol telah menyamai rekor Eropa milik Italia dengan 37 pertandingan resmi tanpa kekalahan. Setelah mengalahkan Prancis di semifinal dan Argentina di final, rentetan itu terus bertambah hingga mencapai 38 pertandingan resmi.

Jika seluruh pertandingan internasional, termasuk laga persahabatan dihitung, Spanyol kini telah membukukan 50 pertandingan beruntun tanpa kekalahan, menjadikannya salah satu rangkaian terbaik yang pernah dicatat sebuah tim nasional dalam sejarah sepak bola modern. Angka tersebut melampaui berbagai catatan elite yang sebelumnya dipegang tim-tim besar dunia.

Lantas, apakah Rekor 50 Laga Tak Terkalahkan Spanyol Tertinggi? Jawabannya ya, jika menghitung seluruh pertandingan internasional (resmi dan persahabatan).

Berikut deretan rekor tak terkalahkan tim nasional dunia:

1. Spanyol – 50 pertandingan termasuk 39 pertandngan resmi (2024–2026)

2. Italia – 37 pertandingan resmi (2018–2021)

3. Argentina – 36 pertandingan (2019–2022)

4. Brasil – 35 pertandingan

5. Aljazair – 35 pertandingan

Spanyol, sebelumnya juga pernah mencatat 35 laga tak terkalahkan pada era 2007–2009.

Catatan tersebut menegaskan dominasi generasi baru Spanyol yang dibangun Luis de la Fuente. Kombinasi pemain senior seperti Rodri, Unai Simón, dan Mikel Oyarzabal dengan talenta muda seperti Lamine Yamal, Nico Williams, Pau Cubarsí, serta Pedri menciptakan keseimbangan yang sulit ditandingi lawan.

Sepanjang Piala Dunia 2026, Spanyol tampil nyaris sempurna. Mereka menyingkirkan Austria di babak 32 besar, mengalahkan Portugal pada 16 besar, menumbangkan Belgia di perempat final, menaklukkan Prancis di semifinal, lalu mengunci gelar juara setelah mengalahkan Argentina pada partai puncak.

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, menegaskan kesuksesan La Roja bukan hasil kerja satu atau dua pemain, melainkan buah dari kebersamaan yang telah dibangun sejak ia mengambil alih tim nasional.

"Kami adalah tim yang paling bersatu. Mentalitas tim adalah kekuatan terbesar kami. Para pemain saling membantu, saling mendukung, dan itulah yang membawa kami menjadi juara dunia," kata De la Fuente usai final.

Pelatih berusia 65 tahun itu juga mengungkapkan keyakinannya bahwa Spanyol memang telah ditakdirkan mengangkat trofi Piala Dunia kedua sepanjang sejarah.

"Kami memiliki janji dengan takdir. Para pemain ini pantas mendapatkan segalanya. Mereka telah bekerja sangat keras dan menunjukkan komitmen luar biasa setiap hari. Hari ini mereka memenuhi takdir itu dengan menjadi juara dunia," ujar De la Fuente.

Menurutnya, keberhasilan mempertahankan konsistensi hingga mencatat 50 pertandingan tanpa kekalahan merupakan hasil dari filosofi sepak bola yang selalu mengutamakan kolektivitas dibanding individu.

"Saya selalu mengatakan bahwa kami memiliki pemain-pemain kelas dunia, tetapi yang membuat mereka istimewa adalah mereka bermain sebagai sebuah tim. Ketika semua bekerja untuk kepentingan bersama, hasil seperti ini bisa diraih," tutur De la Fuente.

Selain produktif di lini depan, pertahanan Spanyol juga tampil luar biasa. Mereka hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen dan menjadi tim dengan organisasi permainan paling solid di Piala Dunia 2026. ([The Australian][5])

Rodri menjadi simbol dominasi tersebut. Gelandang Manchester City itu sukses melengkapi koleksi trofinya dengan gelar Piala Dunia setelah sebelumnya menjuarai Liga Champions, Euro, dan Ballon d'Or. Banyak pengamat kini menempatkannya sebagai salah satu gelandang terbaik sepanjang sejarah sepak bola.

Sumber: Bavarian Football Works, Caliber.Az, The Guardian, Reuters

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
FIFA Selidiki Keributan Final Piala Dunia 2026, Aksi Leandro Paredes Jadi Sorotan

FIFA Selidiki Keributan Final Piala Dunia 2026, Aksi Leandro Paredes Jadi Sorotan

Real Madrid Kian Serius Kejar Rodri, Florentino Pérez Mulai Melunak Usai Pildun 2026

Real Madrid Kian Serius Kejar Rodri, Florentino Pérez Mulai Melunak Usai Pildun 2026

Masih Diperbincangkan, Ini 8 Bukti Dominasi Spanyol atas Argentina di Final Piala Dunia 2026

Masih Diperbincangkan, Ini 8 Bukti Dominasi Spanyol atas Argentina di Final Piala Dunia 2026

Luis de la Fuente Usai Spanyol Juara Piala Dunia 2026: Kami Seharusnya Menang Jauh Lebih Cepat

Luis de la Fuente Usai Spanyol Juara Piala Dunia 2026: Kami Seharusnya Menang Jauh Lebih Cepat

Spanyol Juara Piala Dunia 2026 dengan Pertahanan Terbaik, Hanya Sekali Kebobolan

Spanyol Juara Piala Dunia 2026 dengan Pertahanan Terbaik, Hanya Sekali Kebobolan

Spanyol Juara Piala Dunia 2026! Ferran Torres Jadi Pahlawan Tumbangkan Argentina

Spanyol Juara Piala Dunia 2026! Ferran Torres Jadi Pahlawan Tumbangkan Argentina

Komentar
Berita Terbaru