Rabu, 19 Agustus 2026

Pochettino Senyum Lebar Usai Amerika Serikat Tekuk Australia dan Pastikan Lolos

Sukri - Sabtu, 20 Juni 2026 12:00 WIB
Pochettino Senyum Lebar Usai Amerika Serikat Tekuk Australia  dan Pastikan Lolos
istimewa
Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino. (Foto: Instagram/pochettino)

Kitakini.news - Amerika Serikat kembali menunjukkan ambisi besar di Piala Dunia 2026. Tampil tanpa bintang utama Christian Pulisic, skuad asuhan Mauricio Pochettino tetap tampil percaya diri dan mengalahkan Australia 2-0 dalam laga Grup D. Kemenangan di Stadion Lumen Field, Seattle, Sabtu (20/6/2026) dini hari WIB tersebut memastikan langkah Amerika Serikat menuju babak 32 besar.

Baca Juga:

Usai pertandingan, Pochettino menegaskan bahwa kemenangan tersebut bukan hanya soal hasil akhir, tetapi tentang mentalitas dan karakter yang ditunjukkan para pemainnya di lapangan.

"Kami sangat bahagia. Para pemain menunjukkan sikap yang luar biasa dan memahami bagaimana kami harus bermain menghadapi lawan seperti Australia," ujar Pochettino dalam konferensi pers usai laga.

Pelatih asal Argentina itu menyebut Amerika Serikat mampu menjalankan rencana permainan dengan baik sejak menit awal. Perubahan taktik dengan memainkan dua penyerang, Ricardo Pepi dan Folarin Balogun, menjadi salah satu kunci keberhasilan menekan pertahanan Australia.

"Kami tahu pertandingan ini akan membutuhkan energi besar. Kami harus menyamai mentalitas Australia dan kami melakukan itu. Intensitas, tekanan, serta kerja sama tim berjalan sangat baik," kata Pochettino.

Strategi Dua Penyerang Berbuah Manis

Amerika Serikat membuka keunggulan setelah tekanan tinggi mereka membuat pertahanan Australia melakukan kesalahan. Gol bunuh diri Cameron Burgess membawa tuan rumah unggul, sebelum Alex Freeman menggandakan skor menjelang akhir babak pertama.

Pochettino juga memberikan apresiasi kepada Alex Freeman yang tampil mengesankan. Menurutnya, pemain muda tersebut menunjukkan keberanian besar di panggung dunia.

"Dia punya potensi besar. Dia bekerja keras setiap hari dan pantas mendapatkan momen seperti ini," ujar Pochettino.

Selain lini serang, pelatih berusia 54 tahun itu juga menyoroti solidnya pertahanan Amerika Serikat yang berhasil menjaga clean sheet. Australia memang beberapa kali mencoba memberikan tekanan, tetapi pertahanan tuan rumah mampu meredam ancaman tersebut.

Pochettino Minta Pemain Tetap Rendah Hati

Meski sudah memastikan tiket fase gugur, Pochettino mengingatkan anak asuhnya agar tidak cepat puas. Ia ingin Amerika Serikat tetap menjaga fokus karena target mereka lebih besar daripada sekadar lolos grup.

"Kami harus terus percaya. Ini adalah langkah penting, tetapi perjalanan masih panjang. Kami harus tetap lapar dan terus berkembang," tegasnya.

Kemenangan atas Australia juga menjadi pencapaian bersejarah bagi Amerika Serikat karena mereka berhasil meraih dua kemenangan di fase grup Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak edisi 1930.

Sumber: Reuters. New York Post, The Guardian, FIFA

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Islam Makhachev Ingin Kembali Bertarung Sebelum Ramadan 2027

Islam Makhachev Ingin Kembali Bertarung Sebelum Ramadan 2027

Islam Makhachev Anggap Garry Lawan Biasa, Bidik Rekor tak Tersentuh di UFC 330

Islam Makhachev Anggap Garry Lawan Biasa, Bidik Rekor tak Tersentuh di UFC 330

Abdul El-Sayed Menangi Pemilu Senat Michigan, Berpeluang jadi Muslim Pertama Anggota Senat AS

Abdul El-Sayed Menangi Pemilu Senat Michigan, Berpeluang jadi Muslim Pertama Anggota Senat AS

Neymar Jr Resmi Pensiun dari Timnas Brasil: Saya Memberikan Darah, Hidup Saya untuk Selecao

Neymar Jr Resmi Pensiun dari Timnas Brasil: Saya Memberikan Darah, Hidup Saya untuk Selecao

Zinedine Zidane Terharu Pimpin Timnas Prancis, Sengaja Tolak Tawaran Klub Demi Les Bleus

Zinedine Zidane Terharu Pimpin Timnas Prancis, Sengaja Tolak Tawaran Klub Demi Les Bleus

Roberto Mancini Resmi Kembali Latih Timnas Italia, FIGC Akhiri Drama Pencarian Pelatih

Roberto Mancini Resmi Kembali Latih Timnas Italia, FIGC Akhiri Drama Pencarian Pelatih

Komentar
Berita Terbaru