Senin, 05 Oktober 2026

Spanyol Cukur Arab Saudi 4 Gol Tanpa Balas, Lamine Yamal Buka Jalan

La Roja Bangkit, Yamal Jadi Bintang Dunia
Sukri - Senin, 22 Juni 2026 10:10 WIB
Spanyol Cukur Arab Saudi 4 Gol Tanpa Balas, Lamine Yamal Buka Jalan
istimewa
Selebrasi Lamine Yamal membuka keunggulan Spanyol atas Arab Saudi. (Foto: lamineyamal/Instagram)

Kitakini.news - Setelah menuai kritik akibat hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde pada laga pembuka Grup H Piala Dunia 2026, Spanyol memberikan jawaban paling meyakinkan. La Roja tampil dominan dan menggulung Arab Saudi 4-0 di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Minggu (21/6/2026) malam WIB dalam sebuah pertunjukan sepak bola menyerang yang mengingatkan dunia mengapa mereka datang ke turnamen ini sebagai salah satu favorit juara.

Baca Juga:

Wonderkid berusia 18 tahun, Lamine Yamal akhirnya mencatatkan gol pertamanya di ajang Piala Dunia setelah tampil sebagai starter. Gol pembuka lahir pada menit ke-10 melalui kerja sama tim yang rapi. Mikel Oyarzabal mengirim umpan matang ke area belakang pertahanan Arab Saudi dan Yamal dengan cerdik menyambarnya untuk mengubah skor menjadi 1-0.

Gol tersebut langsung mengubah atmosfer pertandingan. Kepercayaan diri Spanyol meningkat drastis, sementara Arab Saudi mulai kehilangan organisasi permainan mereka.

Yamal yang sempat menjalani masa pemulihan cedera tampil penuh energi sepanjang babak pertama. Kecepatan, kreativitas, dan kemampuannya membuka ruang menjadi ancaman konstan bagi lini belakang Green Falcons. Penampilannya menjadi sinyal bahwa Spanyol memiliki bintang baru yang siap bersinar di panggung terbesar sepak bola dunia.

Jika Yamal menjadi pembuka pesta, maka Mikel Oyarzabal adalah penghancur harapan Arab Saudi. Penyerang Real Sociedad itu mencetak dua gol hanya dalam rentang tiga menit. Gol pertama lahir pada menit ke-21 melalui penyelesaian tenang di dalam kotak penalti. Belum sempat Arab Saudi bangkit, Oyarzabal kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-24 setelah memanfaatkan celah pertahanan lawan yang semakin terbuka.

Tiga gol dalam 24 menit membuat pertandingan praktis selesai lebih cepat. Oyarzabal bukan hanya produktif dalam mencetak gol. Ia juga berkontribusi pada gol pembuka Yamal lewat assist yang menunjukkan visi bermain dan kualitas umpan kelas atas. Dalam waktu singkat, ia terlibat langsung dalam tiga gol Spanyol.

Arab Saudi sebenarnya datang dengan modal cukup baik setelah menahan Uruguay 1-1 pada laga pertama. Namun, mereka tidak mampu mengulangi disiplin pertahanan yang diperlihatkan pada pertandingan tersebut.

Lini tengah Spanyol yang dikomandoi Rodri dan Pedri mengontrol tempo permainan hampir sepanjang laga. Dominasi penguasaan bola membuat Arab Saudi lebih banyak bertahan daripada menyerang.

Salem Al-Dawsari dan Firas Al-Brikan yang diharapkan menjadi sumber ancaman justru kesulitan mendapatkan suplai bola. Serangan balik yang biasanya menjadi senjata utama Arab Saudi nyaris tidak terlihat karena tekanan tinggi yang diterapkan Spanyol sejak awal pertandingan.

Gol Bunuh Diri Menutup Penderitaan Saudi

Memasuki babak kedua, Luis de la Fuente mulai melakukan rotasi dan memberikan kesempatan kepada beberapa pemain pelapis. Namun dominasi Spanyol tidak berkurang.

Pada menit ke-49, tekanan dari sisi kiri menghasilkan gol keempat. Upaya serangan Spanyol berujung gol bunuh diri bek Arab Saudi Hassan Al-Tambakti yang salah mengantisipasi bola di depan gawangnya sendiri. Skor berubah menjadi 4-0 dan praktis mengakhiri seluruh harapan Arab Saudi untuk mengejar ketertinggalan.

Spanyol sebenarnya sempat mencetak gol tambahan melalui Ferran Torres, namun dianulir karena offside. Meski begitu, hasil akhir tetap mencerminkan dominasi total La Roja sepanjang pertandingan.

Salah satu faktor penting di balik kemenangan besar ini adalah keberanian Luis de la Fuente melakukan perubahan. Setelah performa mengecewakan pada laga pertama, pelatih Spanyol itu mengubah beberapa elemen taktik dan susunan pemain.

Pendekatan yang lebih vertikal membuat Spanyol jauh lebih berbahaya dibanding ketika menghadapi Tanjung Verde. Serangan tidak lagi hanya berputar di area tengah, tetapi langsung mengincar ruang di belakang pertahanan lawan. Perubahan tersebut terbukti efektif dan membuat Arab Saudi kesulitan menjaga struktur bertahan mereka.

Dampak Hasil bagi Grup H

Kemenangan telak ini mengangkat posisi Spanyol dalam persaingan Grup H dan menghidupkan kembali momentum mereka menuju fase gugur. Setelah hanya meraih satu poin pada laga pembuka, tambahan tiga poin membuat La Roja berada dalam posisi yang sangat baik menjelang pertandingan berikutnya melawan Uruguay.

Sebaliknya, Arab Saudi harus segera bangkit jika ingin menjaga peluang lolos. Kekalahan besar ini tidak hanya merugikan dari sisi poin, tetapi juga selisih gol yang bisa menjadi faktor penentu di akhir fase grup.

Sumber: Reuters, The Guardian

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Spanyol Hancurkan Kroasia 4-1, Lamine Yamal Bersinar di Nations League

Spanyol Hancurkan Kroasia 4-1, Lamine Yamal Bersinar di Nations League

Spanyol Comeback, Inggris Tumbang 2-3 di Wembley

Spanyol Comeback, Inggris Tumbang 2-3 di Wembley

Mourinho Bawa Real Madrid Menang Dramatis di Kandang Espanyol

Mourinho Bawa Real Madrid Menang Dramatis di Kandang Espanyol

Tilang Manual Dinilai Efektif Mendorong Pengendara Sepeda Motor Taat Gunakan Helm di Kota Padangsidimpuan

Tilang Manual Dinilai Efektif Mendorong Pengendara Sepeda Motor Taat Gunakan Helm di Kota Padangsidimpuan

Neymar Jr Resmi Pensiun dari Timnas Brasil: Saya Memberikan Darah, Hidup Saya untuk Selecao

Neymar Jr Resmi Pensiun dari Timnas Brasil: Saya Memberikan Darah, Hidup Saya untuk Selecao

Zinedine Zidane Terharu Pimpin Timnas Prancis, Sengaja Tolak Tawaran Klub Demi Les Bleus

Zinedine Zidane Terharu Pimpin Timnas Prancis, Sengaja Tolak Tawaran Klub Demi Les Bleus

Komentar
Berita Terbaru