Selasa, 28 Juli 2026

8 Fakta Menarik Saat Indonesia Hancurkan Kamboja 5-1: Nomor 4 Belum Banyak yang Tahu

Delapan Fakta Indonesia Usai Gilas Kamboja Telak 5-1 Ringkasan 17 kata:
Sukri - Selasa, 28 Juli 2026 09:00 WIB
8 Fakta Menarik Saat Indonesia Hancurkan Kamboja 5-1: Nomor 4 Belum Banyak yang Tahu
istimewa
Sandy Walsh dan Mitchell Baker merayakan hattrick dbutan timnas Indonesia itu ke gwang Kamboja. (Foto: timnasindonesia/INstagram)

Kitakininews.co.id - Timnas Indonesia membuka perjalanan di ASEAN Mitsubishi Electric Cup 2026 dengan performa yang mengesankan. Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026) malam, skuad Garuda tampil superior untuk mengalahkan Kamboja dengan skor telak 5-1.

Baca Juga:

Debutan Mitchell Lee Baker langsung mencuri perhatian lewat torehan hattrick, sementara Sandy Walsh dan Jens Raven ikut menyumbang masing-masing satu gol. Kamboja hanya mampu membalas melalui gol bunuh diri yang melibatkan Nadeo Argawinata pada awal babak kedua.

Kemenangan tersebut bukan hanya mengantar Indonesia memimpin klasemen sementara Grup A, tetapi juga memperpanjang dominasi Merah Putih atas Kamboja yang telah berlangsung selama hampir tiga dekade.

Berikut delapan fakta menarik di balik kemenangan meyakinkan Timnas Indonesia.

1. Indonesia Belum Pernah Kalah dari Kamboja

Hasil 5-1 semakin memperkokoh rekor pertemuan Indonesia kontra Kamboja. Dari 19 pertandingan, Garuda kini mengoleksi 18 kemenangan dan satu hasil imbang, sementara Kamboja belum sekalipun mampu menaklukkan Indonesia.

Satu-satunya hasil imbang terjadi pada laga Kualifikasi Piala Dunia 1998 yang berakhir 1-1 pada April 1997. Setelah itu, Indonesia selalu keluar sebagai pemenang setiap kali bertemu Kamboja.

2. Kekalahan Ke-18 Kamboja dari Garuda

Bagi Kamboja, hasil di Pakansari menambah panjang catatan buruk saat menghadapi Indonesia.

Kekalahan ini menjadi yang ke-18 sepanjang sejarah pertemuan kedua tim, sekaligus memperlihatkan betapa sulitnya Angkor Warriors mematahkan dominasi skuad Merah Putih di level internasional.

3. Belum Lampaui Rekor Kemenangan Terbesar

Meski menang dengan selisih empat gol, hasil 5-1 belum menjadi kemenangan terbesar Indonesia atas Kamboja.

Rekor tersebut masih dipegang Garuda setelah membantai Kamboja 10-0 pada SEA Games 1995. Hingga kini, kemenangan itu tetap menjadi margin terbesar Indonesia dalam sejarah pertemuan kedua negara.

4. Garuda Sudah Mengoleksi 85 Gol ke Gawang Kamboja

Produktivitas Indonesia saat menghadapi Kamboja kembali bertambah. Setelah kemenangan di Pakansari, Indonesia telah mengemas 85 gol dari 19 pertemuan, sedangkan Kamboja baru mencetak 12 gol.

Statistik tersebut menjadi bukti nyata dominasi Garuda yang terus terjaga selama bertahun-tahun.

5. Modal Sempurna Membuka Perjuangan di Grup A

Tiga poin perdana menjadi bekal berharga bagi Indonesia dalam persaingan Grup A ASEAN Mitsubishi Electric Cup 2026.

Selain memimpin klasemen sementara, selisih gol +4 juga berpotensi menjadi keuntungan penting apabila persaingan grup berakhir dengan jumlah poin yang sama.

6. Mitchell Baker Langsung Cetak Sejarah di Laga Debut

Mitchell Lee Baker tak bisa berharap awal yang lebih sempurna. Penyerang yang menjalani debut bersama Timnas Indonesia itu langsung mencetak hattrick, menjadikannya bintang utama kemenangan Garuda. Sandy Walsh dan Jens Raven turut melengkapi pesta gol Indonesia, sementara satu-satunya gol Kamboja berasal dari gol bunuh diri Nadeo Argawinata.

Penampilan Baker menjadi sinyal positif bagi lini depan Indonesia yang kini memiliki tambahan opsi tajam sepanjang turnamen.

7. Tradisi Positif atas Kamboja Terus Berlanjut

Dominasi Indonesia atas Kamboja bukan hanya terjadi kali ini. Dalam beberapa edisi ASEAN Championship sebelumnya, Garuda juga selalu berhasil mengamankan kemenangan, termasuk saat menundukkan Kamboja 2-1 pada fase grup edisi 2022. Kemenangan terbaru semakin memperpanjang tren positif Indonesia setiap kali berjumpa Angkor Warriors.

8. Momentum Penting Menatap Laga Berikutnya

Selain meningkatkan kepercayaan diri pemain, kemenangan telak atas Kamboja memberi modal ideal bagi skuad asuhan John Herdman untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.

Dengan performa menyerang yang produktif serta selisih gol yang menguntungkan, Indonesia berada dalam posisi yang baik untuk bersaing memperebutkan tiket menuju fase gugur. Namun, konsistensi tetap menjadi kunci jika Garuda ingin melangkah lebih jauh di ASEAN Mitsubishi Electric Cup 2026.

Sumber: ASEAN United FC, Antara, 11v11.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
John Herdman Sebut Indonesia Belum Mencapai Level Terbaik Saat GIlas Kamboja 5-1

John Herdman Sebut Indonesia Belum Mencapai Level Terbaik Saat GIlas Kamboja 5-1

Indonesia Tantang Kamboja Awali Perburuan Gelar Piala AFF 2026, Garuda Diminta Disiplin

Indonesia Tantang Kamboja Awali Perburuan Gelar Piala AFF 2026, Garuda Diminta Disiplin

Pelatih Nasional M. Basri Wafat, Ini Deretan Prestasi Sang Legenda Timnas Indonesia

Pelatih Nasional M. Basri Wafat, Ini Deretan Prestasi Sang Legenda Timnas Indonesia

Erick Thohir Minta Timnas Putri Indonesia Bidik Level Asia Usai Juara Piala AFF 2026: Jangan Cepat Puas

Erick Thohir Minta Timnas Putri Indonesia Bidik Level Asia Usai Juara Piala AFF 2026: Jangan Cepat Puas

Timnas Putri Indonesia Juara Piala AFF 2026, Bantai Laos 5-0 dan Pertahankan Gelar

Timnas Putri Indonesia Juara Piala AFF 2026, Bantai Laos 5-0 dan Pertahankan Gelar

Persaingan Ketat, John Herdman Pilih Pemain yang Paling Siap Bela Indonesia di ASEAN Championship 2026

Persaingan Ketat, John Herdman Pilih Pemain yang Paling Siap Bela Indonesia di ASEAN Championship 2026

Komentar
Berita Terbaru