Senin, 17 Agustus 2026

Islam Makhachev Kerja Keras Taklukkan Ian Garry, Juara Dua DIvisi Cetak Rekor di UFC 330

Makhachev Kalahkan Garry, Pecahkan Rekor UFC
Sukri - Minggu, 16 Agustus 2026 11:51 WIB
Islam Makhachev Kerja Keras Taklukkan Ian Garry, Juara Dua DIvisi Cetak Rekor di UFC 330
istimewa
Islam Makhachev berhasil mempertahankan sabuk juara kelas welter UFC dengan mengalahkan Ian Garry di UFC 330. (Foto: kolase foto espnmma/Instagram)

Kitakininews.co.id - Islam Makhachev harus bekerja keras untuk mempertahankan sabuk kelas welterweight UFC. Menghadapi Ian Machado Garry dalam main event UFC 330 di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, Minggu (16/8/2026) WIB, Makhachev menang melalui keputusan mutlak dengan skor 49-46, 49-46, 48-47.

Baca Juga:

Kemenangan ini jauh lebih berarti daripada sekadar mempertahankan gelar. Makhachev kini mencatat 17 kemenangan beruntun di UFC, sekaligus memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang bersama Anderson Silva dengan 16 kemenangan berturut-turut.

Makhachev juga semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu petarung paling dominan dalam sejarah UFC. Ia kini memiliki rekor profesional 29-1, sedangkan Garry harus menerima kekalahan keduanya dalam karier profesionalnya.

Garry Beri Perlawanan Sengit

Sejak ronde pertama, Makhachev langsung menjalankan permainan yang menjadi ciri khasnya. Ia mencari kaki Garry, mendapatkan takedown, lalu menempelkan tubuh lawannya ke pagar oktagon.

Garry kesulitan menciptakan jarak. Makhachev terus memberikan tekanan dari clinch sambil melancarkan serangan pendek. Dominasi tersebut membuat ronde pertama jatuh ke tangan sang juar pada laga yang disiarkan langsung VIdio itu.

Ronde kedua menjadi salah satu momen paling penting dalam pertarungan. Garry mulai lebih aktif melepaskan tendangan dari jarak jauh. Namun, ketika kedua petarung kembali berada dalam jarak dekat, Makhachev melepaskan pukulan disusul tendangan tinggi yang keras yang membuat Garry terjatuh.

Makhachev langsung memanfaatkan momentum tersebut dengan kembali membawa pertarungan ke bawah. Garry berhasil bertahan dan kembali berdiri, tetapi sang juara terus menempel dan menguras energinya.

Makhachev pun mengambil dua ronde awal menurut penilaian MMA Fighting. Namun, Garry tidak menyerah. Memasuki ronde ketiga, Garry mulai menemukan ritmenya. Ia lebih disiplin menjaga jarak dan menggunakan tendangan untuk menghambat langkah Makhachev.

Bahkan ketika Makhachev kembali mencari takedown, Garry mampu melakukan scramble, bangkit dan memberikan beberapa serangan balik.

Tendangan ke kepala dan oblique kick Garry mulai mengganggu Makhachev. Ronde ketiga pun menjadi milik penantang asal Irlandia tersebut menurut penilaian MMA Fighting.

Situasi serupa terjadi pada ronde keempat. Makhachev beberapa kali mendapatkan takedown, tetapi Garry mampu segera bangkit. Ia juga lebih aktif melancarkan serangan ke tubuh dan kaki.

Ronde tersebut menjadi sangat ketat. Makhachev tetap unggul dalam jumlah kontrol dan percobaan takedown, tetapi Garry mampu memberikan kerusakan lebih banyak dalam beberapa pertukaran. MMA Fighting bahkan memberikan ronde keempat kepada Garry sehingga skor mereka menjadi 38-38 setelah empat ronde.

Makhachev Menutup Pertarungan dengan Dominasi Gulat

Ronde kelima akhirnya menjadi penentu. Garry mencoba mengambil inisiatif dengan memotong ruang gerak Makhachev. Namun, sang juara kembali menemukan celah untuk melakukan takedown.

Kali ini Makhachev berhasil mendapatkan posisi punggung Garry dan mempertahankannya hingga sebagian besar ronde berjalan.

Garry berusaha keras untuk berdiri, tetapi Makhachev tidak memberikan kesempatan. Ia terus menekan dari belakang, melancarkan pukulan pendek dan mengancam dengan submission.## Makhachev Akui Garry Sulit Dikalahkan

Usai pertarungan, Makhachev tidak meremehkan lawannya. Ia justru memberikan pujian kepada Garry yang mampu bertahan selama lima ronde menghadapi tekanan gulat dan grappling-nya.

"Ian adalah petarung hebat. Orang baik, dan saya menghormatinya. Dia membuat saya kesulitan," kata Makhachev.

Makhachev juga mengakui bahwa pertarungan di kelas welterweight memberikan tantangan berbeda dibandingkan saat dirinya masih bertarung di lightweight.

Menurutnya, petarung di kelas 170 pound memiliki kekuatan fisik yang lebih besar sehingga lebih sulit diselesaikan melalui submission. Namun, ia menegaskan bahwa permainan grappling-nya tetap efektif.

"Saya merasa para petarung di sini punya tenaga lebih besar dan sulit disubmisi, tetapi permainan saya tetap bekerja," ungkapnya kepada Joe Rogan di oktagon.

Makhachev juga menyebut pertarungan pertamanya melawan Alexander Volkanovski di Australia sebagai salah satu laga tersulit dalam kariernya. Ia mengaku pengalaman tersebut membuatnya belajar banyak karena tekanan dalam pertarungan lima ronde sangat menguras tenaga.

Pecahkan Rekor Anderson Silva

Pencapaian terbesar Makhachev malam itu adalah rekor kemenangan beruntun. Sebelum UFC 330, Makhachev dan legenda UFC Anderson Silva sama-sama memiliki 16 kemenangan berturut-turut.

Kemenangan atas Garry membuat Makhachev berdiri sendirian di puncak dengan 17 kemenangan beruntun (29-1-0) sebuah rekor baru UFC.

Menariknya, sebelum pertarungan Makhachev sudah menegaskan bahwa angka 17 bukan tujuan akhirnya. Ia bahkan menyatakan ingin terus memperpanjang rekor tersebut. Makhachev bukan hanya juara kelas welterweight. Ia juga sudah memiliki sabuk lightweight sebelumnya dan berhasil membangun dominasi di dua kelas berbeda.

Sumber: MMA Fighting

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
5 Tanda Usman Nurmagomedov Segera Bertarung di UFC Usai Kemenangan Makhachev

5 Tanda Usman Nurmagomedov Segera Bertarung di UFC Usai Kemenangan Makhachev

Alexander Volkanovski Hadapi Movsar Evloev di UFC 333 Abu Dhabi

Alexander Volkanovski Hadapi Movsar Evloev di UFC 333 Abu Dhabi

Edson Barboza Akhiri Karier di UFC Usai Tumbang dari Ribovics

Edson Barboza Akhiri Karier di UFC Usai Tumbang dari Ribovics

Lima Pertarungan Wajib Ditonton di UFC 330 Selain Makhachev vs Garry, Banyak Potensi Laga Sengit

Lima Pertarungan Wajib Ditonton di UFC 330 Selain Makhachev vs Garry, Banyak Potensi Laga Sengit

Islam Makhachev Anggap Garry Lawan Biasa, Bidik Rekor tak Tersentuh di UFC 330

Islam Makhachev Anggap Garry Lawan Biasa, Bidik Rekor tak Tersentuh di UFC 330

Bilal Hasan Sudah Kantongi KTP Indonesia dan Bangga Bela Merah Putih di UFC

Bilal Hasan Sudah Kantongi KTP Indonesia dan Bangga Bela Merah Putih di UFC

Komentar
Berita Terbaru