Kamis, 17 September 2026

AC Milan Tumbang dari Benfica, Ruben Amorim Bongkar Masalah Rossoneri

Amorim mengakui Milan kehilangan kendali dan kualitas permainan setelah Benfica mencetak dua gol di San Siro.
Sukri - Kamis, 17 September 2026 18:00 WIB
AC Milan Tumbang dari Benfica, Ruben Amorim Bongkar Masalah Rossoneri
istimewa
AC Milan kalah dari Benfica di San Siro di Liga Europa. (Foto: acmilan/Instagram)

Kitakininews.co.id - AC Milan mengawali perjalanan di Liga Europa 2026/2027 dengan hasil mengecewakan setelah dipaksa menyerah 0-2 oleh Benfica di San Siro, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. Kekalahan tersebut menjadi noda pertama Ruben Amorim sejak menangani Rossoneri, sekaligus memperlihatkan sejumlah persoalan yang masih harus segera dibenahi.

Baca Juga:

Benfica tampil lebih efektif sejak awal pertandingan. Dodi Lukebakio membuka keunggulan pada menit ke-16 melalui tembakan rendah dari luar kotak penalti yang mengarah ke sudut jauh gawang Milan. Tuan rumah kesulitan memberikan respons dan gagal menciptakan ancaman berarti hingga turun minum.

Milan mencoba meningkatkan intensitas setelah jeda. Namun, ketika sedang berusaha mencari gol penyeimbang, Benfica justru menggandakan keunggulan melalui Jakub Kaminski pada menit ke-53. Kaminski menyelesaikan peluang dengan tembakan voli terukur dari sekitar 15 yard.

Gol kedua membuat pekerjaan Milan semakin berat. Benfica kemudian lebih banyak bertahan dan menunggu kesempatan melakukan serangan balik. Milan tetap berusaha membangun serangan, tetapi penyelesaian akhir dan kreativitas di sekitar kotak penalti menjadi masalah.

Amorim mengakui timnya tidak bermain sesuai rencana, terutama pada babak pertama. Pelatih asal Portugal itu mengatakan Milan kehilangan kendali setelah kebobolan.

"Pada babak pertama, ketika kami kebobolan, kami benar-benar kehilangan kendali atas apa yang seharusnya kami lakukan. Kami ingin melakukan semuanya terlalu cepat dan tanpa kualitas," kata Amorim kepada Sky Sport Italia.

Ia juga menyoroti masalah Milan ketika menguasai bola. Menurut Amorim, timnya justru menciptakan situasi berbahaya untuk dirinya sendiri ketika kehilangan penguasaan.

"Kami menciptakan lebih banyak masalah bagi diri sendiri ketika menguasai bola daripada ketika lawan menguasainya," ujar Amorim.

Masalah lain yang diakui Amorim adalah minimnya kreativitas di sekitar kotak penalti. Ia menilai para pemain Milan belum cukup aktif melakukan pergerakan untuk membuka ruang.

"Terutama pada babak pertama, tidak ada yang melakukan pergerakan di belakang. Ketika kami memiliki dua pemain trequartista, mereka tidak memiliki ruang karena tidak ada pemain yang berlari di belakang mereka," katanya.

Amorim juga menolak menyalahkan satu atau dua pemain atas kekalahan tersebut. Ia menilai persoalan Milan bersifat kolektif dan berkaitan dengan organisasi permainan.

"Kami perlu berkembang sebagai sebuah tim. Ini bukan hanya tentang satu atau dua pemain yang tidak bermain. Ada hal-hal yang belum kami lakukan ketika berada di dalam kotak penalti," ucapnya.

Mengenai kemungkinan perubahan pendekatan, Amorim membuka peluang melakukan penyesuaian. Ia menegaskan tetap membutuhkan dasar permainan, tetapi hasil juga menjadi tuntutan.

"Kami kalah malam ini, tetapi kami akan menemukan solusi untuk beradaptasi dengan pertandingan seperti ini. Kami perlu menciptakan sebuah ide, tetapi kami juga perlu menang. Jadi, tentu saja kami bisa beradaptasi," kata Amorim.

Kekalahan dari Benfica membuat Milan harus segera berbenah. Dua gol lawan menunjukkan kelemahan dalam transisi dan organisasi pertahanan, sementara kegagalan mencetak gol kembali menyoroti persoalan kreativitas di lini depan.

Sumber: Football Italia

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Chelsea Tampil Perkasa, Gol Caicedo dan Brace Joao Pdro Gilas AC Milan 3-0 di GBK

Chelsea Tampil Perkasa, Gol Caicedo dan Brace Joao Pdro Gilas AC Milan 3-0 di GBK

Franco Baresi Meninggal Dunia, AC Milan Kehilangan Kapten Abadi

Franco Baresi Meninggal Dunia, AC Milan Kehilangan Kapten Abadi

Klub-Klub Elite Eropa Ramaikan ASEAN, Indonesia Jadi Magnet Tur Pramusim 2026

Klub-Klub Elite Eropa Ramaikan ASEAN, Indonesia Jadi Magnet Tur Pramusim 2026

Fabregas Bawa Klub Kecil Como 1907 ke Liga Champions, Klub Besar Tersingkir

Fabregas Bawa Klub Kecil Como 1907 ke Liga Champions, Klub Besar Tersingkir

Como Tahan AC Milan 1-1 di San Siro, Cesc Fabregas Minta Maaf

Como Tahan AC Milan 1-1 di San Siro, Cesc Fabregas Minta Maaf

Tiket 16 Besar Dipertaruhkan, Putaran Kedua Liga Champions Siap Hadirkan Keajaiban

Tiket 16 Besar Dipertaruhkan, Putaran Kedua Liga Champions Siap Hadirkan Keajaiban

Komentar
Berita Terbaru