Pantoja vs Joshua Van 2: Perebutan Sabuk UFC yang Belum Selesai
Kitakininews.co.id - Alexandre Pantoja dan Joshua Van kembali berhadapan dalam pertarungan yang membawa cerita jauh lebih besar dibanding pertemuan pertama mereka. Keduanya akan bertarung memperebutkan sabuk kelas terbang UFC pada UFC 331 di Crypto.com Arena, Los Angeles, Sabtu, 19 September 2026 atau Minggu mulai pagi WIB.
Baca Juga:
Pertarungan ini menjadi kesempatan Pantoja merebut kembali gelar yang lepas secara kontroversial setelah duel pertama mereka hanya berlangsung 26 detik. Saat itu, Van mengamankan posisi dari tendangan tinggi Pantoja, kemudian menjatuhkan sang juara. Ketika Pantoja berusaha menahan tubuh dengan tangan kirinya ke kanvas, sikunya mengalami dislokasi sehingga pertarungan dihentikan. Van dinyatakan sebagai juara baru.
Kini situasinya berbeda. Van datang sebagai juara bertahan setelah membuktikan kemampuannya dengan menghentikan Tatsuro Taira melalui TKO ronde kelima pada UFC 328. Sementara itu, Pantoja berusaha menjadi petarung ketiga dalam sejarah kelas terbang UFC yang mampu merebut kembali sabuk juara setelah sebelumnya kehilangan gelar.
Pantoja juga mengaku menghadapi pertarungan kali ini dengan pendekatan yang lebih matang. Ia merasa pengalaman membuat dirinya tidak lagi bertarung hanya mengandalkan emosi.
"Sekarang saya bisa menikmatinya lebih banyak. Saya lebih siap untuk ini," kata Pantoja kepada UFC.
Ia menambahkan bahwa dirinya kini dapat bertarung dengan pendekatan yang lebih teknis.
"Dulu saya bertarung dengan hati dan jiwa. Sekarang saya bisa menikmati dan bertarung dengan kepala juga; lebih teknis. Saya pikir ini akan membuat perbedaan," ujarnya.
Van sendiri tidak menganggap Pantoja akan berubah drastis. Sang juara muda menilai gaya lama mantan juara itu tetap akan muncul ketika pertarungan memasuki fase sulit.
"Dia akan mencoba berubah, tetapi dia sudah melakukan itu begitu lama sehingga sulit mengubah apa yang selama ini dia lakukan," ujar Van.
Van bahkan menyebut duel kedua ini sebagai kesempatan untuk menciptakan sejarah baru.
"Saya punya dua kamp untuk dia, tetapi dia juga punya dua kamp untuk saya. Jadi saya pikir ini akan menjadi pertarungan kelas terbang terbaik," katanya.
Menurutnya, kemenangan akan mencatatkan namanya dalam sejarah baru.
"Kalahkan dia dan kami menulis sejarah baru," ucap Van lagi.
Perseteruan keduanya juga semakin panas. Dalam konferensi pers sebelumnya, Pantoja dan Van sampai harus dipisahkan setelah saling melontarkan provokasi. Van menyebut Pantoja terlalu banyak bicara, sementara Pantoja menuding Van sedang membangun karakter sebagai petarung yang tangguh.
Dengan lima ronde dan sabuk UFC dipertaruhkan, Pantoja memiliki misi membuktikan bahwa kekalahan pertama bukan gambaran kemampuan sebenarnya. Di sisi lain, Van ingin menegaskan bahwa dirinya bukan sekadar juara karena insiden singkat pada pertemuan pertama.
UFC 331 akhirnya akan memberikan jawaban yang tertunda selama sembilan bulan: siapa yang benar-benar menjadi penguasa kelas terbang UFC ketika Pantoja dan Van bertarung tanpa gangguan cedera.
Sumber: UFC, MMA FIghting
UFC 331: Tsarukyan dan Ruffy Berebut Panggung Kelas Ringan
Jon Jones Balik Serang Islam Makhachev, Perang GOAT UFC Makin Panas
Cedera Tom Aspinall Belum Pulih, Pilih Tangggalkan Gelar Juara Kelas Berat UFC
Jean Silva Bangkit Usai Dipukul Jatuh Lalu Kalahkan Jose Delgado di Noche UFC
Jean Silva vs Jose Miguel Delgado: Duel Panas Noche UFC di Glendale