Kepercayaan Diri Pantoja Dibungkam Joshua Van di UFC 331
Kitakininews.co.id - Alexandre Pantoja datang ke UFC 331 dengan keyakinan tinggi untuk merebut kembali sabuk kelas terbang UFC dari Joshua Van. Namun, ambisinya berakhir pahit setelah petarung Brasil itu kalah angka mutlak dalam duel ulang di Crypto.com Arena, Los Angeles, Minggu (20/9/2026) WIB.
Baca Juga:
Joshua Van mempertahankan sabuk kelas terbang setelah menang unanimous decision dengan skor juri 49-46, 48-47, dan 50-45. Hasil tersebut sekaligus menjadi pembuktian Van setelah kemenangan pada pertemuan pertama mereka sempat dianggap kontroversial karena pertarungan berakhir hanya dalam 26 detik akibat cedera siku Pantoja.
Sejak awal pertandingan, Pantoja tampil agresif. Ia langsung membawa pertarungan ke bawah dan sempat mendapatkan takedown serta posisi menguntungkan. Namun, Van mampu bangkit dan perlahan menemukan ritme permainan melalui kecepatan, tinju presisi, serta kemampuan mempertahankan diri dari serangan grappling Pantoja.
Ketegangan bahkan sudah terlihat sebelum pertarungan dimulai. Pantoja tidak menyambut ajakan touch gloves dari Van ketika keduanya berada di tengah Octagon. Setelah bel berbunyi, mantan juara tersebut langsung menyerang dengan intensitas tinggi.
Sebelum pertarungan, Pantoja memang memiliki keyakinan kuat bahwa kekalahan pada pertemuan pertama bukan karena Van lebih baik. Ia sebelumnya mengatakan bahwa dirinya kalah akibat keadaan dalam pertarungan tersebut, bukan karena benar-benar dikalahkan oleh sang juara. Praktis, hampir tidak ada kata-kata positif yang keluar dari mulut Pantoja terhadap Van, yang sebelumnya telah bertarung mempertahankan gelarnya jelang pertarungan ulang tersebut.
Kepercayaan diri bahkan menjurus kepada kesombongan itu kemudian terlihat dalam cara Pantoja menghadapi Van. Ia beberapa kali membawa sang juara ke posisi ground, termasuk pada ronde keempat. Namun, Van mampu bertahan dan kembali berdiri sehingga Pantoja kesulitan mempertahankan kontrol dalam waktu lama.
Memasuki ronde-ronde akhir, momentum beralih sepenuhnya kepada Van. Petarung berusia 24 tahun itu semakin nyaman bertukar pukulan dan memanfaatkan kecepatan serta akurasi tinjunya.
Puncaknya terjadi pada ronde kelima. Van melepaskan kombinasi pukulan yang menjatuhkan Pantoja. Ia kemudian melanjutkan serangan dan bahkan sempat mencoba mengincar submission sebelum pertarungan berakhir.
Setelah kemenangan diumumkan, Van langsung memberikan pesan kepada para peragu yang sebelumnya mempertanyakan kemenangan pertamanya atas Pantoja.
"Banyak orang mengatakan kemenangan pertama itu karena kecelakaan. Sekarang, ragukan saya," kata Van seusai pertandingan.
Van juga memberikan penghormatan kepada Pantoja setelah pertarungan berlangsung selama 25 menit.
"Saya sangat menghormati Pantoja. Dia petarung yang tangguh," ujar Van. Ia juga mengaku tidak mengerti bagaimana Pantoja mampu lolos dari percobaan submission yang dilakukannya pada ronde kelima.
Kemenangan ini membuat Van semakin kuat sebagai juara kelas terbang. UFC juga mencatat bahwa hasil tersebut merupakan pertahanan gelar keduanya setelah sebelumnya mengalahkan Tatsuro Taira melalui TKO ronde kelima.
Bagi Pantoja, kekalahan ini menjadi pukulan besar dalam upayanya merebut kembali sabuk yang pernah ia kuasai. Kali ini tidak ada cedera atau penghentian dini yang bisa diperdebatkan. Pertarungan berlangsung lima ronde penuh dan Van memenangkan keputusan juri secara mutlak.
Dengan demikian, Joshua Van bukan hanya mempertahankan gelar UFC kelas terbang, tetapi juga memberikan jawaban langsung atas keraguan terhadap kemenangan pertamanya. Dalam duel kedua, Van membuktikan dirinya mampu menghadapi tekanan grappling Pantoja, bertahan selama lima ronde, lalu menutup pertarungan dengan performa paling kuat pada ronde terakhir.
Sumber: UFC, MMA Fighting
UFC 331: Tsarukyan dan Ruffy Berebut Panggung Kelas Ringan
Pantoja vs Joshua Van 2: Perebutan Sabuk UFC yang Belum Selesai
Jon Jones Balik Serang Islam Makhachev, Perang GOAT UFC Makin Panas
Cedera Tom Aspinall Belum Pulih, Pilih Tangggalkan Gelar Juara Kelas Berat UFC
Jean Silva Bangkit Usai Dipukul Jatuh Lalu Kalahkan Jose Delgado di Noche UFC