Carlos Prates Pastikan Hadapi Islam Makhachev pada Perebutan Sabuk Welter
Kitakininews.co.id - Carlos Prates memastikan dirinya akan menghadapi Islam Makhachev dalam perebutan gelar kelas welter UFC berikutnya. Pernyataan terbaru petarung asal Brasil itu semakin memperkuat kemungkinan duel melawan juara bertahan kelas 77 kilogram tersebut, meski tanggal pertarungan belum diumumkan secara resmi.
Baca Juga:
Prates mengungkapkan kepastian tersebut dalam percakapannya dengan streamer N3ON. Ketika ditanya mengenai lawan berikutnya, Prates langsung menyebut nama Makhachev. Saat kembali ditanya apakah pertarungan tersebut sudah benar-benar dipastikan, dia menjawab tegas.
"Ya, pertarungan itu sudah dipastikan," kata Prates.
Namun, petarung berjuluk The Nightmare tersebut mengaku belum mengetahui kapan pertarungan itu akan digelar. Ia berharap bisa tampil di Las Vegas pada Desember, tetapi memperkirakan duel tersebut kemungkinan baru berlangsung pada awal 2027.
"Saya tidak tahu kapan, tetapi saya akan menghadapinya. Saya berharap pertarungan itu digelar di Vegas pada Desember, tetapi saya rasa tidak. Mungkin Januari, atau semacamnya," ujar Prates.
Pernyataan tersebut menjadi perkembangan terbaru dalam persaingan memperebutkan kesempatan menantang Makhachev. Sebelumnya, nama Prates memang sudah lama masuk dalam pembicaraan perebutan sabuk kelas welter setelah serangkaian kemenangan penting yang diraihnya.
Prates semakin mengukuhkan posisinya setelah menghentikan mantan juara Jack Della Maddalena melalui TKO pada ronde ketiga di UFC Perth, 2 Mei 2026. Kemenangan tersebut menambah momentum Prates setelah sebelumnya mencatat kemenangan KO atas Geoff Neal dan mantan juara Leon Edwards.
UFC sendiri menempatkan Prates sebagai salah satu penantang utama di kelas welter, tepat di bawah Makhachev yang berstatus juara.
Makhachev sebelumnya mempertahankan sabuk kelas welter setelah mengalahkan Ian Machado Garry melalui keputusan mutlak di UFC 330. Kemenangan tersebut memperpanjang rentetan kemenangan UFC petarung asal Dagestan itu menjadi 17 pertandingan.
Menariknya, Makhachev juga sebelumnya menyebut Prates sebagai salah satu kandidat utama untuk menjadi lawan berikutnya. Selain Prates, nama Michael Morales dan Shavkat Rakhmonov sempat muncul dalam pembicaraan mengenai perebutan kesempatan menghadapi sang juara.
Prates sendiri tidak sekadar mengejar kesempatan bertarung. Ia beberapa kali menyatakan keyakinannya mampu merebut sabuk dari Makhachev. Dalam wawancara sebelumnya, Prates mengakui keunggulan grappling Makhachev, tetapi percaya kekuatan pukulannya dapat menjadi pembeda dalam pertarungan tersebut.
Kini, satu hal yang masih belum diketahui adalah tanggal pertarungan. Prates sudah menyatakan bahwa duel tersebut "sudah dipastikan", tetapi UFC belum mengumumkan secara resmi kapan pertarungan perebutan gelar itu akan berlangsung.
Sumber: MMA Sucka, UFC, MMA Fighting
Enam Petarung Raih Kontrak UFC di DWCS Week 7, Dua Kalah Tetap Dikontrak
Bilal Hasan Tantang Luis Gurule di UFC 334, Pertarungan ke-3 Dalam 93 Hari
Kepercayaan Diri Pantoja Dibungkam Joshua Van di UFC 331
UFC 331: Tsarukyan dan Ruffy Berebut Panggung Kelas Ringan
Pantoja vs Joshua Van 2: Perebutan Sabuk UFC yang Belum Selesai