Prancis Era Zidane Hadapi Turki, Ujian Berat di Kocaeli
Kitakininews.co.id - Zidane memulai era baru Prancis menghadapi Turki asuhan Montella dalam laga pembuka UEFA Nations League 2026/2027.
Baca Juga:
Turki dan Prancis akan membuka persaingan UEFA Nations League 2026/2027 dengan pertandingan Grup A1 di Kocaeli Stadyumu, Jumat (25/9/2026) malam waktu setempat atau Sabtu (26/9/2026) pukul 01.45 WIB.
Pertandingan ini menjadi sorotan utama karena menandai debut kompetitif Zinedine Zidane sebagai pelatih Prancis. Legenda sepak bola Prancis tersebut dipercaya menggantikan Didier Deschamps setelah 14 tahun menangani Les Bleus.
Zidane datang dengan membawa perubahan sekaligus ekspektasi besar. Kylian Mbappe tetap dipercaya sebagai kapten dan menjadi tumpuan lini depan bersama Ousmane Dembele, Michael Olise serta Desire Doue. Liverpool juga menyumbangkan nama baru melalui Jeremy Jacquet yang masuk skuad untuk pertama kalinya.
Namun, Prancis tidak datang dengan kekuatan penuh. Aurelien Tchouameni mengalami persoalan kebugaran, sementara sejumlah pemain bertahan juga bermasalah. Kondisi tersebut membuat pertandingan tandang di Kocaeli menjadi ujian awal bagi Zidane.
Mantan pelatih Real Madrid itu mengakui Turki bukan lawan yang mudah. Zidane menyebut Turki sebagai tim yang sangat bagus dan menilai kegagalan mereka di fase grup Piala Dunia 2026 merupakan sesuatu yang tidak diduga.
"Saya tahu besok akan menjadi pertandingan yang sangat sulit dan mereka akan menyulitkan kami," kata Zidane.
Meski demikian, Zidane menegaskan fokusnya bukan pada sorotan terhadap dirinya.
"Para pemain adalah protagonis utama," ujarnya.
Ia juga menegaskan tugasnya adalah bekerja bersama skuad dan membawa Prancis meraih kemenangan.
Di kubu Turki, Vincenzo Montella memasuki laga dengan misi membuka lembaran baru setelah perjalanan mengecewakan di Piala Dunia. Turki tersingkir di fase grup, tetapi Montella menolak larut dalam hasil tersebut.
"Kami mengalami kesedihan besar di Piala Dunia, tetapi kami tidak boleh membawa keberhasilan atau kegagalan masa lalu ke masa sekarang," kata Montella. Ia juga menegaskan tetap bertahan karena percaya pada proyek bersama Turki.
Turki harus bermain tanpa sejumlah pemain penting. Kapten Hakan Calhanoglu, Kenan Yildiz dan Mert Muldur absen karena cedera, sedangkan kondisi Orkun Kokcu masih menjadi perhatian.
Sebaliknya, Arda Guler tersedia dan menjadi salah satu pemain yang paling dinantikan. Zidane bahkan secara khusus memuji gelandang Real Madrid tersebut.
"Arda adalah pemain yang sangat, sangat bagus. Saya menyukainya," kata Zidane.
Pertemuan ini juga mempertemukan dua tim yang terakhir kali bertemu pada 2019. Dari enam pertemuan sebelumnya, Prancis menang empat kali, Turki sekali, dan satu laga berakhir imbang. Kemenangan Turki terjadi pada kualifikasi Euro 2020 dengan skor 2-0.
Kini, Kocaeli menjadi panggung pertama Zidane sebagai nakhoda Prancis. Sementara Montella berharap dukungan publik tuan rumah membantu Turki memberikan perlawanan pada salah satu raksasa Eropa.
Sumber: Reuters, Türkiye Today, Daily Sabah
Belanda Selamatkan Debut Xavi, Gakpo Gagalkan Kemenangan Klopp
Belanda vs Jerman: Duel Debut Pembuktian Xavi dan Klopp di Nations League
Jadwal Lengkap UEFA Nations League 2026/2027, Big Match dan Laga Perdana
Gila! Drawing Liga Champions 2026/2027 Bikin Para Raksasa Langsung Bertemu
Darwin Nunez Susul Mohamed Salah ke Trabzonspor, Bangun Duet Maut Demi Ambisi Juara