Minggu, 27 September 2026

Rekor Dunia Pecah, Rahmat Erwin Persembahkan Emas Kedua Indonesia di Asian Games 2026

Rahmat Erwin Abdullah tampil gemilang di kelas 75 kg, memecahkan dua rekor dunia sekaligus mengantar Indonesia meraih emas kedua.
Sukri - Minggu, 27 September 2026 11:30 WIB
Rekor Dunia Pecah, Rahmat Erwin Persembahkan Emas Kedua Indonesia di Asian Games 2026
istimewa
Rahmat Erwin Abdullah persembahkan emas kedua Indonesia di Asian Games 2026.(Foto: dok. NOC Indonesia)

Kitakininews.co.id - Rahmat Erwin Abdullah menjadi pahlawan Indonesia setelah merebut medali emas sekaligus memecahkan dua rekor dunia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Lifter Indonesia itu tampil pada nomor 75 kilogram putra di Nagoya City Trade and Industry Center, Jepang, Sabtu (26/9/2026). Rahmat mencatat total angkatan 366 kilogram, hasil dari snatch 160 kilogram dan clean and jerk 206 kilogram.

Baca Juga:

Medali emas tersebut menjadi emas kedua Indonesia di Asian Games 2026. Sebelumnya, tim bulutangkis beregu putra membuka perolehan emas Merah Putih setelah mengalahkan China 3-2 pada final, Kamis (24/9/2026).

Persaingan Rahmat berlangsung ketat. Pada sesi snatch, ia sempat tertinggal dari lifter Korea Utara Ri Chong Song yang mengangkat 162 kilogram. Rahmat hanya mencatat 160 kilogram. Namun, keadaan berubah pada clean and jerk.

Rahmat berhasil mengangkat 201 kilogram pada percobaan pertama sebelum menaikkannya menjadi 206 kilogram. Angkatan tersebut bukan hanya membawanya ke posisi teratas, tetapi juga menghasilkan rekor dunia baru untuk clean and jerk dan total angkatan kelas 75 kilogram.

Rahmat hanya unggul satu kilogram atas lifter Thailand Weeraphon Wichuma yang mengoleksi total 365 kilogram. Ri Chong Song meraih perunggu dengan total 357 kilogram.

Usai pertandingan, Rahmat mengaku kemenangan tersebut tidak diraih dengan kondisi tanpa tekanan. Ia justru mengaku sempat merasakan ketegangan sebelum memastikan emas.

"Alhamdulillah sangat bersyukur sekali," kata Rahmat.

Menurutnya, kunci kemenangannya adalah fokus, kendati dia mengaku sempat gugup dan jantung berdetak kencang.

"Fokus, bukan tenang. Saya deg-degan juga," lanjutnya.

Rahmat menyebut konsentrasi menjadi kunci ketika menghadapi persaingan ketat. "Gimana ya, enggak bisa dijelaskan sih, ya fokus saja. Tidak memikirkan lain-lain," ujarnya.

Medali kali ini juga terasa berbeda bagi Rahmat karena dirinya kini sudah menjadi ayah. Kehadiran anak menjadi motivasi tambahan dalam perjuangannya di arena Asian Games.

"Yang ini beda sih ya. Ini sekarang event terbesar. Bedanya dari yang dulu-dulu, sudah ada yang dukung si kecil, jadi berbeda," tutur Rahmat.

Ketua Umum PB PABSI Rosan Roeslani turut mengungkapkan ketegangan saat menyaksikan angkatan terakhir Rahmat. Menurutnya, angkatan 206 kilogram sangat menentukan karena Rahmat hanya berselisih satu kilogram dengan lifter Thailand.

"Kalau kita tidak angkat 206, kita tidak dapat medali emas karena kita memang hanya beda satu kilo dari nomor dua dari Thailand," ujar Rosan.

Keberhasilan Rahmat kemudian mendapat ucapan langsung dari Presiden Prabowo Subianto melalui panggilan video. Prabowo menyampaikan apresiasi atas perjuangan sang lifter.

"Rahmat selamat ya. Terima kasih ya, terima kasih perjuanganmu. Saya bangga dengan kau," kata Prabowo.

Rahmat membalas, "Siap terima kasih Pak. Terima kasih juga untuk doa-doanya Pak."

Dengan tambahan emas Rahmat, Indonesia hingga Minggu (27/9/2026) mengoleksi 2 emas, 4 perak, dan 17 perunggu, atau 23 medali, dan berada di posisi ke-14 klasemen sementara Asian Games 2026.

Sumber: ANTARA News, tirto.id, detiksport, Bola.com

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Indonesia Ukir Emas Pertama Asian Games 2026 Lewat Drama Sengit

Indonesia Ukir Emas Pertama Asian Games 2026 Lewat Drama Sengit

Leica Al Humaira Lubis, Dari Emas PON hingga Perunggu Asian Games 2026

Leica Al Humaira Lubis, Dari Emas PON hingga Perunggu Asian Games 2026

Turis Paling Royal Itu AS, Urusan Kuliner Lokal Milik India, dan Tersopan Jatuh ke Jepang

Turis Paling Royal Itu AS, Urusan Kuliner Lokal Milik India, dan Tersopan Jatuh ke Jepang

Timnas Voli Putra Indonesia Geber Persiapan Asian Games

Timnas Voli Putra Indonesia Geber Persiapan Asian Games

Wakil Asia-Oseania Habis di Piala Dunia 2026, Mimpi AFC Terhenti

Wakil Asia-Oseania Habis di Piala Dunia 2026, Mimpi AFC Terhenti

Kuatkan Ekonomi, Konjen Jepang di Medan Bahas Kerjasama Indonesia Wilayah Sumut

Kuatkan Ekonomi, Konjen Jepang di Medan Bahas Kerjasama Indonesia Wilayah Sumut

Komentar
Berita Terbaru