Ivan Mamut Jadi Pahlawan Menit Akhir Saat Persija Jinakkan Persebaya 1-0, Shin Tae-yong Soroti Rumput JIS
Kemenangan dramatis ini bukan hanya menghadirkan tiga poin, tetapi juga mengembalikan Persija ke puncak klasemen sementara
Baca Juga:
dengan koleksi 21 poin. Sebaliknya, Persebaya harus pulang ke Surabaya tanpa poin dan tertahan di posisi ketujuh dengan 13 poin.
Pertandingan berjalan sengit sejak awal. Persija yang diasuh Shin Tae-yong mencoba mengambil inisiatif serangan, tetapi pertahanan Persebaya di bawah arahan Bernardo Tavares tidak mudah ditembus.
Justru tim tamu sempat menghadirkan ancaman berbahaya. Ramadhan Sananta mendapatkan sejumlah peluang, termasuk pada menit ke-25 dan ke-33. Francisco Rivera juga beberapa kali menguji pertahanan tuan rumah.
Persija kesulitan menemukan ruang di sepertiga akhir lapangan. Hingga menit ke-40, Macan Kemayoran bahkan belum mampu mencatatkan tembakan tepat sasaran. Babak pertama pun berakhir tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Shin melakukan perubahan dengan memasukkan Kwon Chang-hoon dan Rio Fahmi. Persija mulai meningkatkan tekanan. Kwon hampir memecahkan kebuntuan melalui tendangan keras yang membentur tiang gawang pada menit ke-65.
Tekanan tuan rumah semakin meningkat. Persebaya lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik. Namun, Reza Arya beberapa kali tampil sigap mengamankan gawang Green Force.
Ketika pertandingan tampaknya akan berakhir imbang, Ivan Mamut muncul sebagai pembeda. Pada menit ke-89, penyerang Kroasia itu memanfaatkan bola rebound setelah sepakan pertamanya ditepis Reza Arya. Tanpa menyia-nyiakan kesempatan kedua, Mamut menyambar bola dan menggetarkan gawang Persebaya. JIS pun bergemuruh. Persija akhirnya menang 1-0 setelah perjuangan panjang membongkar pertahanan lawan.
Usai pertandingan, Shin Tae-yong mengapresiasi kerja keras kedua tim, tetapi secara khusus menyoroti kondisi lapangan JIS yang menurutnya tidak mendukung permainan terbaik.
"Hari ini para pemain, kami maupun para pemain Persebaya, benar-benar bekerja keras dan memberikan yang terbaik, meski dalam kondisi lapangan yang sangat tidak bagus," kata Shin.
Pelatih asal Korea Selatan itu juga menegaskan kemenangan Persija lahir dari tekad yang lebih kuat.
"Keinginan tim kami untuk memenangkan pertandingan ini jauh lebih kuat dibandingkan lawan. Mentalitas serta kekuatan tekad seperti itulah yang menjadi kunci dan faktor pendorong kemenangan kami malam ini," ujarnya.
Sementara itu, Bernardo Tavares mengaku kecewa karena Persebaya sebenarnya memiliki peluang untuk mencuri kemenangan.
"Pada babak pertama peluang-peluang terbaik adalah milik kami. Tiga kali Sananta mengancam gawang, lalu satu atau dua kali lewat Rivera," ungkapnya.
Ia juga menilai Persija lebih agresif pada babak kedua, sementara Persebaya gagal memaksimalkan sejumlah peluang transisi.
"Mengenai kondisi ruang ganti, para pemain sangat sedih. Ada pemain yang merasa frustrasi karena sudah memberikan segalanya di lapangan, namun sayangnya kami tetap kalah," tutur Tavares.
Persija pun menutup pertandingan dengan tiga poin penting. Sementara bagi Persebaya, kegagalan mempertahankan konsentrasi hingga menit akhir menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.
Ringkasan 17 kata: Persija mengalahkan Persebaya 1-0 melalui gol Ivan Mamut, sementara Shin Tae-yong menyoroti mentalitas dan kondisi rumput JIS.
Meta deskripsi: Persija Jakarta menang 1-0 atas Persebaya. Ivan Mamut menjadi pahlawan, Shin Tae-yong dan Bernardo Tavares memberikan komentar seusai pertandingan.
Sumber: Detik.com, Jawa Pos, CNN Indonesia. Okezone
Persija vs Persebaya: Shin Tae-yong Waspadai Kebangkitan Bajul Ijo, Bernardo Tavares Siapkan Perlawanan
Pelatih Persija tak Terkejut Diimbangi PSMS 1-1 di League Cup: Pemain Kami Melakukan Kesalahan
Cetak Gol Penyeimbang, Phillerson Sebut PSMS Layak Menang Lawan Persija
PSMS Medan Tahan Persija 1-1, Eko Purdjianto Ungkap Penyebab Kebobolan dan Perubahan Taktik
Persija Anggap Remeh Keangkeran Stadion Utama Sumut? Bawa 19 Pemain Hadapi PSMS Medan