Sofyan Tan Haru Resmikan Ruang Kelas Baru di Paya Bakung, Bayar “Utang Kenangan” Lewat Pembangunan Sekolah
"Saya merinding berdiri di sini," ujarnya pelan di hadapan guru, siswa, dan masyarakat yang menghadiri acara.
Baca Juga:
Sofyan Tan mengenang sekitar 45 tahun lalu ia kerap bermain dan makan di Desa Paya Bakung di rumah sahabat dekatnya, almarhum Boimin Pama. Dari tangan ibunda sahabatnya itu, ia pernah mencicipi makanan tradisional seperti dodol, tape, hingga gemblong—kenangan sederhana yang membekas hingga kini.
Menurutnya, Boimin Pama bukan sekadar sahabat, tetapi juga sosok pendidik yang pernah menjadi guru di Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YPSIM) serta menjabat kepala sekolah diSD Negeri 106794 Paya Bakungyang lokasinya berdampingan dengan tempat acara. Kenangan tersebut, kata Sofyan Tan, menjadi alasan kuat kehadirannya untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan di wilayah tersebut.
"Hari ini saya bayar utang dengan meningkatkan sarana dan prasarana sekolah di Paya Bakung," katanya.
Melalui dukungan anggaran APBN 2025 sebesar Rp854.372.708, SD Negeri 104198 Paya Bakung direhabilitasi meliputi enam ruang kelas, satu toilet, serta satu ruang administrasi. Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas proses belajar mengajar dan kenyamanan siswa.
Selain pembangunan fisik, Sofyan Tan juga memastikan siswa di sekolah tersebut mendapatkan bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) guna mendukung akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu. Ia juga membuka peluang usulan revitalisasi bagi SD Negeri 106794 Paya Bakung.
Kepada Kepala Sekolah SD Negeri 104198 Paya Bakung, Aripin Daulay, yang dalam beberapa pekan akan berpindah tugas, Sofyan Tan berpesan agar tidak ragu mengajukan perbaikan fasilitas pendidikan di tempat tugas berikutnya apabila kondisi sekolah belum memadai.
Kepala SD Negeri 104198 Paya Bakung, Aripin Daulay, menjelaskan rehabilitasi sekolah dilakukan secara swakelola dengan melibatkan masyarakat sekitar. Sekitar 80 persen tenaga pembangunan berasal dari orangtua siswa yang terlibat langsung dalam pembangunan sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan anak-anak di lingkungan tersebut.
"Karena ini untuk anak-anak mereka sendiri, maka dikerjakan dengan sungguh-sungguh," ujarnya.
Setelah dari Paya Bakung, Sofyan Tan melanjutkan agenda keSD Negeri 105276 Kota Datardi Kecamatan Hamparan Perak. Di sekolah tersebut, ia meresmikan pembangunan senilai Rp820.025.669 yang meliputi dua ruang kelas baru, rehabilitasi tiga ruang kelas, satu toilet, dan satu perpustakaan.
Acara peresmian turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang Suparno, Camat Hamparan Perak M. Guntur Nasution, Kepala SD Negeri 104198 Paya Bakung Aripin Daulay, serta Kepala SD Negeri 105276 Kota Datar Ernawati.
Kegiatan peresmian ditutup dengan penanaman dua pohon di halaman sekolah yang telah direvitalisasi. Penanaman pohon ini menjadi komitmen Sofyan Tan yang tidak hanya pejuang pendidikan, tetapi aktivis lingkungan serta komitmen PDI Perjuangan secara nasional untuk merawat bumi. Pohon tersebut diharapkan menjadi simbol pertumbuhan pendidikan sekaligus saksi lahirnya generasi cerdas dari ruang-ruang kelas baru.
Di Paya Bakung, pembangunan sekolah bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi menjadi pertemuan antara kenangan masa lalu dan harapan masa depan. Dari pengalaman sederhana masa remaja hingga komitmen nyata membangun pendidikan, ruang-ruang belajar yang diresmikan diharapkan menjadi tempat anak-anak desa menata cita-cita dan meraih masa depan yang lebih baik.
Terharu Mendengar Pesan Sofyan Tan, Nenek Suliah Sampai Memanggilnya “Ustad”
Sofyan Tan Temui Warga Medan Lewat Pembagian Sembako, Tegaskan Pendidikan Kunci Masa Depan
Sofyan Tan: Cegah Stunting Sejak Masa Hamil dan 1.000 Hari Pertama Kehidupan