Uya Kuya Bantah Punya Rumah Rp 70 Miliar di Amerika, Sebut Masih Kredit 30 Tahun
Baca Juga:
Dalam klarifikasinya, Uya Kuya menanggapi rumor yang mengatakan dirinya memiliki rumah seharga Rp 70 miliar di Amerika. Ia dengan tegas membantah hal tersebut dan menjelaskan bahwa rumahnya di sana memang ada, tetapi tidak bernilai sebesar itu.
"Rumah saya di Amerika juga sudah masuk, rumah di Amerika kan saya kredit 30 tahun," ujar Uya. "Kabar hoax yang beredar tentang rumah Rp 70 miliar itu tidak benar. Saya nggak pernah beli rumah sebesar itu. Memang ada rumah saya di Amerika, tapi harganya nggak semahal itu," tambahnya.
Uya menjelaskan bahwa kebingungannya terkait rumah tersebut berasal dari konten yang pernah ia buat beberapa tahun lalu, di mana ia sempat melihat-lihat rumah di Amerika Serikat. Konten tersebut membuat beberapa orang salah paham dan mengira bahwa rumah yang ia lihat adalah miliknya.
"Yang beredar itu gara-gara berita 4-5 tahun lalu, saya sempat lihat-lihat rumah di Amerika. Tapi saya juga bilang di kontennya itu bukan rumah saya, hanya lihat-lihat saja. Kalau orang nggak punya duitnya, saya bilang begitu, kalau orang percaya sama berita hoax ya bodoh-bodoh saja," tambahnya dengan nada tegas.
Meskipun begitu, Uya Kuya tidak merinci berapa harga rumah yang ia miliki di Amerika. Ia hanya mengungkapkan bahwa rumah tersebut masih dalam kredit selama 30 tahun dan baru memasuki tahun ketiga pembayaran.
"Saya nggak mau bicara harga rumahnya, tapi yang jelas rumah saya di US ada dan kredit 30 tahun. Baru tahun ketiga ini," tutupnya.
Dengan klarifikasi ini, Uya Kuya berharap agar publik lebih berhati-hati dalam menerima informasi, terutama yang berkaitan dengan isu-isu yang belum tentu benar.
Islam Makhachev Ingin Kembali Bertarung Sebelum Ramadan 2027
Islam Makhachev Anggap Garry Lawan Biasa, Bidik Rekor tak Tersentuh di UFC 330
Abdul El-Sayed Menangi Pemilu Senat Michigan, Berpeluang jadi Muslim Pertama Anggota Senat AS
Prancis Siap Hentikan Ambisi Spanyol Menuju Partai Akhir, La Roja tak Gentar
Kontroversi FIFA Tak Selamatkan Amerika di Piala Dunia, Perempat Final Tanpa Tuan Rumah