Uya Kuya Tak Terima Disebut Punya 750 Dapur MBG
Tak pelak, Uya Kuya pun langsung melaporkan beberapa akun media sosial yang telah memfitnahnya tersebut.
Baca Juga:
Melansir berbagai sumber, Senin (20/4/2026), laporan Uya telah itu teregistrasi dengan nomor LP/B/2746/IV/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 18 April 2026.
"Ada beberapa akun yang saya laporkan dari IG, X, FB, dan Threads, termasuk yang sudah dihapus," kata Uya Kuya.
Yang jelas, Uya Kuya tak habis pikir karena masih saja ada orang percaya pada kabar yang tak jelas, bahkan cenderung hoaks.
"Dan herannya masih banyak orang yang percaya dan tergiring video hoaks, walaupun orang berpendidikan sekalipun," tutur Uya Kuya.
Pun Uya Kuya merasa tak habis pikir dengan ulah oknum yang membuat kabar tersebut.
Pasalnya, belum selesai renovasi rumahnya yang dijarah akibat berita hoaks, kini muncul kabar baru yang memfitnah dirinya.
"Mereka mau apa lagi dari saya? Sudah kemarin rumah dan keluarga saya dikorbankan dengan menggunakan video hoaks dari video-video lama saya yang ditambahkan tulisan-tulisan seolah-olah saya," tulis Uya kuya.
"Kenapa saya lagi yang difitnah," tambahnya.
Sebelumnya, laporan Uya Kuya dibenarkan oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.
"Iya benar, (laporan) penyebaran berita bohong," kata Budi, Minggu (19/4/2026).
Berdasarkan laporan yang masuk, Uya Kuya menerangkan bahwa langkah hukum ini diambil setelah pada 18 April ia menemukan sejumlah akun media sosial mengunggah foto dirinya yang telah diedit, disertai narasi bahwa ia memiliki 750 dapur MBG.
Merasa dirugikan atas penyebaran konten tersebut, suami Astrid Kuya itu melaporkan pelaku berdasarkan Pasal 51 ayat 1 juncto Pasal 35 UU ITE, dan/atau Pasal 263 KUHP, dan/atau Pasal 264 KUHP.
Kepala BGN Sudaryono Berikan Sanksi Copot dan Pecat Kepala SPPG di Tanah Karo
HUT ke-81 RI, Sugiat Santoso Ajak Kader Gerindra Sumut Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045
Subandi Minta Uji Lab Tuntas, Proses Hukum Terbuka dalam Kasus Dugaan Keracunan Siswa
Keracunan MBG di Karo, Rudi Alfahri: Harus Diusut Secara Menyeluruh dan Transparan
Wali Kota Medan Dorong Program MBG Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Warga