Senin, 09 November 2026

Cuaca Ekstrem Tunda Sandar Kapal BBM di Belawan

Siti Amelia - Rabu, 26 November 2025 14:23 WIB
Cuaca Ekstrem Tunda Sandar Kapal BBM di Belawan
dokumentasi PPN
Koordinasi terus dilakukan dengan Kapal BMM yang belum bisa bersandar sejak 23 November lalu di Pelabuhan Belawan.

Kitakini.news - Proses sandar dua kapal pengangkut bahan bakar minyak (BBM) di perairan Belawan tertunda sejak 23 November 2025 akibat cuaca ekstrem berupa gelombang tinggi dan angin kencang.

Baca Juga:

Kondisi ini memprioritaskan aspek keselamatan operasional, sehingga kapal yang membawa pasokan Pertalite dan Biosolar belum dapat melakukan bongkar muat meskipun sudah berada di titik siap sandar di Single Point Mooring (SPM) Belawan.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan langkah-langkah mitigasi terus dioptimalkan untuk menjaga kelancaran suplai BBM kepada masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menjelaskan bahwa perusahaan telah melakukan alih suplai (RAE) Pertalite dan Biosolar dari Fuel Terminal terdekat seperti IT Lhokseumawe, FT Siantar, dan IT Dumai.

"Kami telah menyiapkan alih suplai dari Fuel Terminal terdekat serta meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Tantangan terbesar adalah kondisi cuaca ekstrem yang membuat proses sandar belum dapat dilakukan," ujar Fahrougi, Rabu (26/11/2025).

Sebagai bagian dari upaya mitigasi, sambungnya, Pertamina menerapkan skema prioritas penyaluran. Ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan di SPBU yang memasuki kategori stok kritis.

Penyaluran produk alternatif seperti Pertamax dan Pertamina Dex juga dimaksimalkan, sehingga mendukung kebutuhan energi masyarakat selama proses pemulihan suplai.

Pertamina juga berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dan aparat terkait untuk memastikan situasi di lapangan tetap kondusif. Jika cuaca memungkinkan dan proses sandar dapat dilakukan hari ini, penyaluran Biosolar diperkirakan kembali normal malam ini. Sementara Pertalite diproyeksikan normal pada 27 November 2025.

Pertamina mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap membeli BBM maupun LPG sesuai kebutuhan.

"Kami memastikan seluruh langkah percepatan terus dilakukan, dan suplai akan segera kembali normal begitu kondisi cuaca memadai untuk proses sandar," tandasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tersangka Penyerangan PT Belawan Indah Ditahan, Kuasa Hukum: Tak Ada yang Kebal Hukum!

Tersangka Penyerangan PT Belawan Indah Ditahan, Kuasa Hukum: Tak Ada yang Kebal Hukum!

Sungai Belawan Meluap ke Jalan, Kendaraan Tak Bisa Melintas

Sungai Belawan Meluap ke Jalan, Kendaraan Tak Bisa Melintas

Pastikan Pasokan BBM Aman Jelang Nataru, Gubsu Tinjau Fuel Terminal Pertamina di Gunung Sitoli

Pastikan Pasokan BBM Aman Jelang Nataru, Gubsu Tinjau Fuel Terminal Pertamina di Gunung Sitoli

Distribusi Bahan Bakar B50 di Sumatera Utara Mendapat Tanggapan Beragam

Distribusi Bahan Bakar B50 di Sumatera Utara Mendapat Tanggapan Beragam

Dua Pelajar Angkut 300 Liter Pertalite Gunakan Mobil Modifikasi

Dua Pelajar Angkut 300 Liter Pertalite Gunakan Mobil Modifikasi

Semangat 28 Oktober, Pemuda dan Polri Harus Bersatu Berantas Narkoba di Sumut

Semangat 28 Oktober, Pemuda dan Polri Harus Bersatu Berantas Narkoba di Sumut

Komentar
Berita Terbaru