Sofyan Tan : Saatnya Ilmu Bimtek Dimanfaatkan untuk Tambah Penghasilan
Kitakini.news - Sudah saatnya ilmu yang diperoleh dari program bimbingan teknis (bimtek) dimanfaatkan untuk menambah penghasilan bagi pelaku ekonomi kreatif di Medan.
Baca Juga:
Pernyataan ini diungkap Anggota Komisi X DPR RI dr Sofyan Tan membuka acara Bimtek Strategi Komunikasi Pengembangan Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Melalui Media Digital, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) di Tiara Convention, Medan, Selasa (13/8/2024).
Sofyan Tan bilang sudah banyak program dari kementerian ekonomi kreatif (kemenparekraf) yang dibawa ke Medan melalui jalur aspirasi.
"Ini saatnya menambah penghasilan dengan memanfaatkan media digital mempromosikan destinasi pariwisata yang ada di Medan," katanya.
Bimtek yang dimiliki Kemenparekraf, jelas dia sudah sangat beragam. Mulai dari fotografi, voice over hingga hari ini bagaimana cara pengembangan pemasarannya dengan memanfaatkan media digital.
Menurutnya jika semua pelatihan yang sudah dilakukan dapat disinergikan khususnya oleh pemerintah di daerah, maka hasilnya akan luar biasa. Selain menambah lapangan usaha dan menambah penghasilan pelaku ekonomi kreatif, dapat juga meningkatkan promosi wisata di daerah.
Sofyan Tan menyebutkan tidak banyak anggota Komisi X DPR RI yang mampu membawa program Kemenparekraf ke daerah pemilihan.
Untuk itu diharapkan bimtek yang sudah dilaksanakan dapat berkelanjutan dan menstimulus pemerintah daerah untuk menindaklanjutinya dengan program lain.
"Bisa saja bikin lomba promosi potensi wisata, kasi hadiah dan wisatanya dipromosikan di media sosial," tandasnya.
Bukan Cuma Bangun Sarana Fisik, Pemko Medan Dorong Warga Bangkit Lewat Digitalisasi Ekonomi
Tangis Ayah di Rumah Aspirasi Sofyan Tan, Data Desil Tinggi Ancam Mimpi Anak Kuliah
Anak Kepulauan Nias Jadi Lulusan Terbaik, Darni Gulo Buktikan KIP Kuliah Aspirasi Sofyan Tan Buka Jalan Masa Depan
Sofyan Tan: Cahaya Ada di Hati, Bukan di Mata
Abdul Mu’ti Dorong Model Pendidikan YPSIM Jadi Inspirasi Indonesia