TPAKD Kabupaten/Kota se-Sumut Diminta Pertahankan Indeks Inklusi Keuangan
Kitakini.news – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah
(TPAKD) kabupaten/kota se-Sumatera Utara (Sumut) didorong untuk terus
mempertahankan Indeks Inklusi Keuangan Sumut sebesar 95,58 persen pada tahun
2022, yakni dengan mendorong pemanfaatan produk, serta pembekalan kepada calon
konsumen agar pemilihan ragam produk dapat sesuai kebutuhan, hak, kewajiban,
manfaat dan risiko.
Baca Juga:
“Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi Keuangan
Indonesia (SNLKI) yang diselenggarakan oleh OJK pada tahun 2022 silam, Indeks
Inklusi Keuangan di Provinsi Sumut sebesar 95,58 persen atau tertinggi ke-2
secara nasional setelah Provinsi DKI Jakarta. Hasil ini sangat menggembirakan
dan harus tetap dipertahankan ke depan,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Sumut
(Sekda Sumut), Arief S Trinugroho pada Pembukaan Workshop TPAKD se-Sumut di
Ballroom Hotel Four Points by Sheraton Medan, Jalan Gatot Subroto Nomor
395 Medan, Kamis (19/1/2023).
Untuk itu, Arief mengimbau kepada seluruh Stakeholder agar memberikan literasi keuangan yang memadai kepada masyarakat Sumut dan teliti dalam menggunakan layanan jasa keuangan, baik dalam bentuk penghimpunan maupun penyaluran dana.
“Jadi kita perlu berhati-hati banyak penghimpunan dana
pinjaman sifatnya online, aksesnya sangat mudah, cepat cairnya, tapi
setelah itu kita terjebak,” imbuhnya.
Sebagaimana roadmap TPAKD tahun 2023, peningkatan
produk dan layanan keuangan syariah, untuk itu agar daerah-daerah yang memiliki
potensi peningkatan ekonomi syariah dapat menyasar program keuangan yang
berbasis syariah.
Selain itu, program literasi/inklusi dapat
dimulai dari lingkup yang lebih kecil, yaitu pedesaan atau kelurahan di
masing-masing daerah.
Selaku Koordinator TPAKD Sumut, Arief juga berharap agar
setiap kabupaten/kota membentuk ekosistem desa/kampung dalam mewujudkan
pemerataan inklusi keuangan dan literasi keuangan, serta meningkatkan
peran BUMDES/BUMDESMA agar ekonomi Sumut dapat bertumbuh lebih baik di tahun
2023.
“Kita tidak ada lagi waktu bersantai, terlebih apa
yang telah disampaikan Bapak Presiden RI Joko Widodo pada Rakornas Kepala
Daerah dan Forum Forkopimda se-Indonesia di Sentul untuk menjaga pertumbuhan
ekonomi Indonesia dan menjaga pengendalian inflasi, khususnya Sumut dan Kabupaten/Kota
se-Sumut, karena kondisi negara ini atau dunia sedang tidak baik-baik saja,” paparnya.
Arief juga mengucapkan terima kasih kepada OJK dan
Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumut yang telah berperan aktif dalam menyukseskan
program kerja TPAKD di Sumut.
“Terima kasih OJK yang terus melakukan terobosan untuk
memperluas akses keuangan masyarakat dan berkolaborasi dengan TPAKD untuk
mendorong perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan UMKM, pengembangan
ekonomi daerah, dan penguatan sektor ekonomi prioritas,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Pengawasan Lembaga Jasa
Keuangan (LJK) Kantor OJK Regional 5 Sumbagut Untung Santoso mengatakan, Workshop
ini dilaksanakan untuk pembahasan usulan program kerja di 2023, yang nantinya
akan disahkan oleh masing-masing kepala daerah untuk diemplementasikan oleh
masing-masing anggota.
Dijelaskannya, di tahun 2023 ini, ada lima program
kerja TPAKD yakni, Ekosistem Desa Inklusi/Wisata, Perempuan Maju, Unggul dan
Terhormat, UMKM Bermartabat, One Village One Agent dan Sinergi Aksi Literasi
dan Inklusi untuk mempermudah akses keuangan formal masyarakat di desa.
Untung berharap, dengan program kerja ini seluruh OPD
dan pelaku industri jasa keuangan syariah dapat terus berkaloborasi dan
bersinergi mengakselerasi tingkat literasi dan inklusi keuangan, sehingga dapat
memberikan kontribusi positif untuk pertumbuhan ekonomi di Sumut
Hadir dalam workshop TPAKD itu Deputi Direktur Kantor
OJK Regional 5 Sumbagut Wan Zulfahri, Kepala Biro Perekonomian Setdaprov
Sumut Naslindo Sirait, Asisten Bidang Prekonomian 33 Kabupaten/Kota selaku
Ketua Tim TPAKD Kabupaten/Kota dan para Kepala Bagian Prekonomian di 33 kabupaten/kota
se-Sumut.
Redaksi
Tertarik Bisnis Glamping, Christian Sugiono Pilih Bali Jadi Lokasi
Wabup Kutai Tinjau Pengembangan Agribisnis Aren di Pesantren Al Hidayah Deli Serdang
Dulu Saksikan dari Tribun, Kini Herna Pardede Kagum pada Transformasi Nova Arianto
Sofyan Tan Ungkap Kunci Jadi Dosen yang Dicintai Mahasiswa, dan Mampu Ciptakan Outcome Nyata di Dunia Digital
XLSMART Catat Pendapatan Rp11,84 Triliun di Kuartal I 2026, Tumbuh 38 Persen