Jual Beras Premium Rp 49.500, Langkah PUD Pasar Kendalikan Inflasi
Kitakini.news - Direktur Utama PUD Pasar Suwarno mengungkapkan bahwa telah melakukan berbagai upaya guna mengendalikan inflasi sesuai dengan arahan Wali Kota Medan Bobby Nasution.
Baca Juga:
Antara lain berkunjung langsung ke daerah penghasil komoditas utama penyebab inflasi, di mana saat itu harga cabai begitu tinggi.
"Kita sudah beberapa kali membeli cabai dari petani kemudian menjualnya kepada masyarakat, di mana saat itu harga cabai melambung tinggi," ungkapnya, Rabu (1/2/2023).
Menurut Suwarno perusahan daerah yang dipimpinnya juga telah berupaya mengendalikan inflasi dengan melakukan inovasi.
PUD Pasar sempat menjual bahan pokok beras kualitas medium di harga yang terjangkau.
Dalam melaksanakan program ini PD Pasar berkolaborasi dengan PT Pilar Grup. Yakni dari bulan November 2022 telah menjual beras dengan harga yang cukup murah.
"Alhamdulillah dengan kita jual beras di harga Rp 49.500 per 5 Kg, harga beras dipasaran tetap stabil," tuturnya.
Suwarno bilang, pada bulan November beras tersbeut laku sekitar 70 ton. Penjualan terus meningkat di bulan berikutnya sampai penjualan di angka sekitar 130 ton.
"Selain Beras kita juga menjual gula dan minyak goreng dengan harga yang relatif murah," sebutnya.
Dia juga mengungkapkan penjualan bahan pokok ini akan terus dilakukan guna mengendalikan inflasi.
Suwarno juga mengungkapkan tentang mesin Mesin Chiller dan Mesin Cas yang ada di Pasar Induk Tuntungan.
Menurutnya, mesin tersebut sangat bermanfaat untuk mengendalikan inflasi.
Dimana nantinya Komoditi yang dibeli PD Pasar dari petani dapat disimpan di mesin tersebut dan dikeluarkan ketika harga komoditi beranjak naik.
Redaksi
Tertarik Bisnis Glamping, Christian Sugiono Pilih Bali Jadi Lokasi
Wabup Kutai Tinjau Pengembangan Agribisnis Aren di Pesantren Al Hidayah Deli Serdang
Dulu Saksikan dari Tribun, Kini Herna Pardede Kagum pada Transformasi Nova Arianto
Sofyan Tan Ungkap Kunci Jadi Dosen yang Dicintai Mahasiswa, dan Mampu Ciptakan Outcome Nyata di Dunia Digital
XLSMART Catat Pendapatan Rp11,84 Triliun di Kuartal I 2026, Tumbuh 38 Persen