Penurunan Impor Bahan Bakar Mineral Dominan, Namun Mesin Listrik Naik Signifikan di Sumut
Kitakini.news - Impor bahan bakar mineral menjadi golongan barang terbesar di Sumatera Utara selama Januari hingga Desember 2025 dengan nilai US$860,62 juta, namun mengalami penurunan drastis sebesar 17,61 persen atau US$183,90 juta dibandingkan periode sama tahun 2024. Sementara itu, golongan mesin dan peralatan listrik justru mencatat kenaikan terbesar sebesar 45,40 persen atau US$67,01 juta, menunjukkan pergeseran kebutuhan impor menuju teknologi modern.
Baca Juga:
Statistisi Ahli Utama Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara, Misfaruddin, menyatakan bahwa sepuluh golongan barang utama berkontribusi 65,54 persen dari total impor, dengan bahan bakar mineral menyumbang 15,74 persen dan mesin-mesin mekanik 11,80 persen. "Penurunan di bahan bakar mineral mungkin terkait dengan efisiensi energi dan transisi ke sumber alternatif, sedangkan kenaikan di mesin listrik mencerminkan investasi di sektor industri 4.0," jelasnya.
Golongan ampas dan sisa industri makanan juga turun 16,84 persen atau US$73,12 juta, sementara bahan kimia organik naik 14,89 persen atau US$30,16 juta. Dari sisi negara asal, Tiongkok memimpin dengan US$1.655,89 juta (30,28 persen), diikuti Malaysia (US$816,65 juta, 14,94 persen) dan Singapura (US$515,78 juta, 9,43 persen). Sepuluh negara utama menyumbang 82,92 persen dari total impor, dengan penurunan 4,28 persen secara keseluruhan.
Misfaruddin menekankan pentingnya memantau tren ini untuk mendukung kebijakan perdagangan yang lebih adaptif. "Kenaikan impor mesin listrik bisa menjadi peluang bagi pertumbuhan sektor manufaktur di daerah," tambahnya.
BAMPERSU Dukung Langkah Kejari Medan Bongkar Dugaan Korupsi BLUD RSUD dr. Pirngadi
Perjuangan Sofyan Tan Berhasil, Pemerintah Siapkan Rp1,8 Triliun untuk PTS
Thailand Lolos Dramatis, Malaysia Tumbang 3-2 di Stadion Teladan
Pertahankan Disertasi tentang Citra Polri, Jurnalis Senior Eddy Iriawan Raih Gelar Doktor Cumlaude
Nova Arianto Puji Mental Garuda Muda Usai Tumbangkan Vietnam: Atmosfer Stadion Sangat Bagus