TPID Sumatera Utara Keluarkan 6 Rekomendasi Strategis untuk Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan 2026
Kitakini.news - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Utara menggelar High Level Meeting (HLM) bersama TPID Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara untuk memperkuat pengendalian inflasi menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Baca Juga:
Acara yang berlangsung di Aula Raja Inal Kantor Gubernur Medan ini menghasilkan enam rekomendasi strategis yang menekankan sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas harga di tengah peningkatan permintaan masyarakat.
HLM dipimpin oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dan dihadiri oleh berbagai pihak seperti Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Rudy B. Hutabarat, serta perwakilan dari kepolisian, kejaksaan, Badan Pusat Statistik (BPS), Bulog, dan kementerian terkait. Rudy Hutabarat menyampaikan bahwa Bank Indonesia akan mengoptimalkan Early Warning System (EWS) dan protokol intervensi harga di seluruh wilayah Sumatera Utara untuk mengantisipasi tekanan inflasi historis selama Ramadan dan Idulfitri.
Gubernur Nasution menegaskan bahwa ketersediaan komoditas pangan di Sumatera Utara surplus, namun perlu penguatan distribusi dan kerja sama antardaerah (KAD) untuk memastikan pasokan tetap mudah diakses dan harga stabil. "Kami fokus pada kolaborasi untuk mencegah lonjakan harga," ujarnya.
Enam rekomendasi utama yang dihasilkan meliputi: Meningkatkan frekuensi dan efektivitas Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan prinsip 4T (Tepat Waktu, Tepat Sasaran, Tepat Lokasi, Tepat Komoditas); Memperkuat koordinasi dengan Perum Bulog untuk tambahan pasokan daging sapi/kerbau melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan Bank Indonesia; Menjalin kerja sama dengan produsen daging ayam dan telur ayam ras guna jaminan ketersediaan; Menunda penyesuaian tarif administered prices seperti PDAM atau parkir saat tekanan inflasi tinggi; Mengimplementasikan EWS secara luas di seluruh kabupaten/kota.
Memperkuat koordinasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tidak memicu kenaikan harga pasar.