Rabu, 14 Oktober 2026

Pekan Ini Pasar Keuangan Dibayangi Banyak Sentimen Negatif

- Senin, 27 Februari 2023 10:19 WIB
Pekan Ini Pasar Keuangan Dibayangi Banyak Sentimen Negatif

Kitakini.news - Data inflasi di tanah air masih akan menjadi isu utama penggerak perdagangan pada pekan ini. 

Baca Juga:


Secara tahunan atau year on year, inflasi di Indonesia masih berpeluang untuk mengalami kenaikan. 


Kenaikan laju tekanan inflasi ini nantinya bisa saja kembali menggiring ekspektasi terkait dengan kemungkinan kenaikan bunga acuan.


"Walaupun sejauh ini, Bank Indonesia telah menyatakan bahwa tidak akan ada lagi kenaikan laju tekanan inflasi," tutur ekonom Sumut Gunawan Benjamin, Senin (27/2/2023).


Namun, sambungnya, rilis data inflasi yang mengalami kenaikan bisa berpengaruh negatif bagi pasar keuangan. Selain itu di pekan ini, akan ada rilis data penjualan barang tahan lama (durable goods order) dari AS yang diperkirakan akan terkoreksi atau turun.


Sementara itu ada banyak Negara yang akan merilis data pertumbuhan ekonominya. Salah satunya India yang akan merilis pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan melambat dikisaran 4.5% secara tahunan di kuartal keempat 2022. 


Selain India, sejumlah Negara lain seperti Australia, Kanada dan banyak Negara lainnya juga akan merilis inflasi. Namun sayangnya diproyeksikan semua Negara yang merilis data pertumbuhan ekonominya akan mengalami perlambatan.


Selain beberapa data yang disebutkan tadi. Selama sepekan kedepan juga akan ada banyak pernyataan dari sejumlah Gubernur Bank Sentral di AS. Jika masing-masing Gubernur bernada hawkish, ini akan menjadi pertanda bahwa potensi kenaikan bunga acuan The FED akan terjadi dalam waktu dekat ini. 


Hal tersebut tentunya akan menggiring ekspektasi kemungkinan kenaikan bunga acuan yang bisa parkir di level yang lebih tinggi dan diluar ekspektasi sebelumnya.


Pada pekan ini IHSG dan Rupiah diperkirakan masih dalam tekanan. Rupiah berpeluang ditransaksikan dalam rentang 15.200 hingga 15.300 per US Dolar. Sementara IHSG diproyeksikan akan kembali menguji level psikologis 5.800. 


Sementara harga emas juga akan menguci level psikologis $1.800 per ons troy nya. Jadi ada potensi tekanan di pasar keuangan maupun pada harga emas secara keseluruhan.


Redaksi

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Harga Kebutuhan Bahan Pokok Naik, Cabai Merah Tembus Rp95 Ribu per Kg

Harga Kebutuhan Bahan Pokok Naik, Cabai Merah Tembus Rp95 Ribu per Kg

QRESTO Antar Medan Raih Tiga Penghargaan Nasional di Era Rico Waas

QRESTO Antar Medan Raih Tiga Penghargaan Nasional di Era Rico Waas

Panen Raya di Sumut Belum Mampu Turunkan Harga Beras

Panen Raya di Sumut Belum Mampu Turunkan Harga Beras

Raih Penghargaan Akting dan Gelar Kehormatan di Prancis, Anggun: Sangat Bergengsi

Raih Penghargaan Akting dan Gelar Kehormatan di Prancis, Anggun: Sangat Bergengsi

Cabai Merah Tembus Rp85 Ribu Per Kilogram di Medan, Pembeli Kurangi Belanja

Cabai Merah Tembus Rp85 Ribu Per Kilogram di Medan, Pembeli Kurangi Belanja

Harga Masker Naik Gila-gilaan Efek Erupsi Gunung, Nana Mirdad: Mark Up Spontan Nggak Berperikemanusiaan

Harga Masker Naik Gila-gilaan Efek Erupsi Gunung, Nana Mirdad: Mark Up Spontan Nggak Berperikemanusiaan

Komentar
Berita Terbaru