Harga Bawang Putih Naik Tajam, Petani Sumut Tak Untung
Kitakini.news - Harga bawang putih dalam beberapa minggu terakhir mengalami kenaikan tajam. Dari rata-rata Rp 20 ribuan per kg, kini menjadi Rp 28 ribuan.
Baca Juga:
Ekonom Sumut Gunawan Benjamin menjelaskan kenaikan harga bawang putih itu bukan dipicu dari kenaikan demand, melainkan memang menjelang bulan Ramadan.
Namun, permintaan untuk sejumlah bahan kebutuhan pokok itu pada dasarnya belum mengalami kenaikan yang signifikan.
"Kenaikan harga bawang putih itu cenderung dipengaruhi oleh kenaikan harga di Negara produsen seperti China," tuturnya.
Dia bilang, adapun tren harga bawang putih sejak akhir tahun lalu mengalami peningkatan yang cukup tajam dan harganya ini lebih tinggi dibandingkan dengan akhir tahun kemarin.
"Saat ini harga bawang putih di Kota Medan ditransaksikan dikisaran harga Rp28.400 per kilogram (PIHPS). Sementara itu, pada Desember 2022 lalu harganya masih di posisi Rp23.200 per kilogram," kata Gunawan.
Gunawan menuturkan, untuk harga bawang putih dari Negara produsen juga mengalami kenaikan sejak Desember 2022 kemarin. Namun, tidak menutup kemugkinan bawang putih dijual hingga mencapai Rp30.000 per kilogram.
Harga bawang putih tertinggi yang pernah terjadi dalam satu tahun terkahir, sempat mencapai titik tertingginya pada bulan Maret 2022 di kisaran 8.500-an Yuan per ton.
Harga bawang putih di Kota Medan kala itu rata-rata berada dikisaran di angka Rp28.000 per kilogram. Sehingga mungkin saja harga bawang putih yang saat ini sudah di 28 ribuan per kilogram menjadi harga yang tertinggi di tahun ini. Walaupun untuk harga bawang putih sendiri juga dipengaruhi oleh fluktuasi nilai tukar.
"Kenaikan harga bawang putih sendiri tidak akan memberikan banyak keuntungan bagi petani Sumut. Karena mayoritas kebutuhan bawang putih di Sumut didatangkan dengan cara diimpor," ujarnya.
Gunawan menuturkan, kenaikan harga bawang putih hanya akan memberikan dampak tekanan inflasi di wilayah ini. Jadi petani kita tidak akan terusik dengan fluktuasi harga bawang putih tersebut.
Terpisah, salah satu pedagang di Pusat Pasar Medan, Sadrak Tamba mengungkapkan, harga bawang putih menjelang akhir pekan ini mengalami kenaikan dari Rp26.000 per kilogram kini mencapai Rp30.000 per kilogram.
"Kenaikan bawang putih disebabkan pasokan barang yang cenderung berkurang dari biasanya. Untuk per hari, pasokan bisa mencapai 100 kilogram, kini hanya sekitar 70 hingga 80 kilogram," ungkapnya.
Sadrak menambahkan, diperkirakan kenaikan harga itu dikarenakan menjelang bulan Ramadan dimana sejumlah bahan pokok memang mengalami kenaikan.
Redaksi
Eko Purdjianto Akui Keunggulan Port FC, PSMS Fokus Benahi Tim Hadapi Persebaya
Port FC Tundukkan PSMS Medan, Ayam Kinantan Gagal Buka PIala Presiden dengan Raihan Poin
Berprofesi sebagai DJ, Mahasiswa Farmasi Ditangkap Edarkan 488 Vape Narkoba
"Datang ke Rumah Saudara Dikira Pinjam Uang", Sofyan Tan Bagikan Luka Kemiskinan di Hadapan Penerima PIP
Angelo Meneses Yakin PSMS Medan Mampu Bersaing dengan Port FC