Sabtu, 17 Oktober 2026

Harga Beras Kembali Naik

- Rabu, 29 Maret 2023 20:06 WIB
Harga Beras Kembali Naik

Kitakini.news - Harga beras kembali naik, meski sebelumnya sempat di intervensi Perum Bulog. Di sejumlah pedagang di pasar tradisional di Kota Medan, harga beras naik sekitar Rp 500 per Kg.

Baca Juga:


"Kenaikan harga beras tersebut tentunya kian membenamkan daya beli masyarakat di Sumut. Mengingat beras ini menjadi komponen pengeluaran paling besar rumah tangga di Indonesia," ucap Ketua Tim Pemantau Harga Pasar Sumut Gunawan Benjamin, Rabu (29/3/2023).


Dia bilang, kenaikan harga beras kali ini terjadi disaat pemerintah berencana mengimpor beras sebanyak dua juta ton. Padahal saat ini juga tengah terjadi panen raya, yang seharusnya bisa menekan harga beras.


Namun di sejumlah pasar tradisional di kota medan, harga beras kualitas bawah mulai merangkak naik dalam rentang Rp 10 hingga Rp 11 ribu per Kg nya.


"Saya berpendapat kalau kenaikan harga beras di tahun ini khususnya bertepatan saat panen raya, lebih dipengaruhi oleh gangguan produksi yang diakibatkan oleh mahalnya biaya input produksi pertanian," tuturnya.


Gunawan mengungkapkan masih segar ingatan kita bagaimana keluhan petani seiring dengan kenaikan harga pupuk yang menjulang tinggi, bahkan ada yang naik sampai 3 kali lipat. Dan belum lekang bagaimana petani mengeluh sulit untuk mendapatkan pupuk karena ada kelangkaan.


"Jadi memang apa yang bisa diharapkan jika biaya input produksi mengalami kenaikan?, selain penurunan produksi tanaman pangan itu sendiri," tanya dia.


Selain itu, belakangan ini Bulog juga diamanahkan untuk menyerap beras dengan ketentuan HPP beras di angka Rp 9.950 per Kg. Artinya memang pada dasarnya harga beras akan tetap naik. Karena kenaikan biaya input produksi harus dibarengi dengan kenaikan harga jual, untuk menyeimbangkan neraca keuangan petani kita.


"Jadi ini konsekuensi logis dari struktur modal tanaman pangan (beras) kita belakangan ini. Dan konsumen tidak akan bisa berbuat banyak selain menerima kenaikan harga tersebut. Harapan harga beras terjangkau hanya bisa dilakukan jika pemerintah bisa menjual beras impor di pasar dengan harga yang lebih miring," bebernya.


Namun, jelas dia, bergantung pada impor jelas akan membunuh para petani padi kita sendiri. Pelajaran dari kejadian ini adalah jangan menargetkan produksi panen yang optimis, jika kita tidak mampu menekan biaya input produksi dan memperbaiki permasalahan struktural petani saat ini. Dan sayangnya masalah struktural petani kita juga dipengaruhi oleh perang Rusia Ukraina.



Redaksi

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Harga Cabai Rawit di Medan Tembus Rp 95.000 Per Kilogram

Harga Cabai Rawit di Medan Tembus Rp 95.000 Per Kilogram

Harga Kebutuhan Bahan Pokok Naik, Cabai Merah Tembus Rp95 Ribu per Kg

Harga Kebutuhan Bahan Pokok Naik, Cabai Merah Tembus Rp95 Ribu per Kg

QRESTO Antar Medan Raih Tiga Penghargaan Nasional di Era Rico Waas

QRESTO Antar Medan Raih Tiga Penghargaan Nasional di Era Rico Waas

Panen Raya di Sumut Belum Mampu Turunkan Harga Beras

Panen Raya di Sumut Belum Mampu Turunkan Harga Beras

Raih Penghargaan Akting dan Gelar Kehormatan di Prancis, Anggun: Sangat Bergengsi

Raih Penghargaan Akting dan Gelar Kehormatan di Prancis, Anggun: Sangat Bergengsi

Cabai Merah Tembus Rp85 Ribu Per Kilogram di Medan, Pembeli Kurangi Belanja

Cabai Merah Tembus Rp85 Ribu Per Kilogram di Medan, Pembeli Kurangi Belanja

Komentar
Berita Terbaru