Mantan Direskrimum Polda Sumut, Ronny F Sompie Diperiksa KPK
Pemeriksaan terhadap Ronny yang pernah menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum POlda SUmut pada tahun 2005 itu, berlangsung pada Jumat, 3 Januari 2025 kemarin.
Baca Juga:
Berdasarkan rekam jejaknya di Kementerian, Ronnny Franky Sompie dicopot oleh mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna Laoly, buntut kekeliruan data informasi mengenai kembalinya Harun Masiku ke Indonesia yang disampaikan oleh Ronny Sompie pada 22 Januari 2020 silam, dimana Ronny menyebut Harun telah berada di Jakarta sejak 7 Januari 2020. Sementara pada 16 Januari, Yasonna Laoly mengatakan bahwa Harun masih berada di luar negeri.
Terkait simpang-siur informasi tersebut, Ronny mengatakan terdapat delay time yang disebabkan adanya gangguan perangkat IT di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, sehingga terjadi keterlambatan mengenai informasi kepulangan kader PDIP itu ke Tanah Air.
Kasus Harun Masiku ini juga kemudian menjadikan Hasto Kristianto menyandang status tersangka untuk 2 perkara yang saling bertalian di KPK yaitu kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) Harun Masiku serta kasus perintangan penyidikan dalam upaya KPK menangkap Harun Masiku (HM) yang telah berstatus buron. Pertama, Hasto dijerat sebagai tersangka kasus suap berdasarkan Sprindik nomor Sprin.Dik/153/DIK.00/01/12/2024 tanggal 23 Desember 2024. Kedua, Hasto dijerat sebagai tersangka merintangi penyidikan berdasarkan Sprindik nomor Sprin.Dik/152/DIK.00/01/12/2024 tanggal 23 Desember 2024.
GMP Sumut Desak KPK Usut Dugaan Pengaturan Proyek BMBK Cipta Karya Sumut
GPAK Gelar Aksi di KPK, Desak Pemeriksaan BGS Terkait Dugaan Korupsi MBG Simalungun
KPK Tolak Laporan Gratifikasi Amplop Menhut Raja Juli
KPK Geledah Sejumlah Kantor Dinas, Diduga Terkait OTT Bupati Langkat Syah Afandin0
OTT Bupati Langkat oleh KPK, Gubernur Sumut : Sangat Disayangkan