Rabu, 19 Agustus 2026

Ketua GMNI Minta Kapolres Belawan Dicopot, Singgung Kasus Narkoba dan Penembakan Anak Dibawah Umur

Abimanyu - Senin, 05 Mei 2025 18:21 WIB
Ketua GMNI Minta Kapolres Belawan Dicopot, Singgung Kasus Narkoba dan Penembakan Anak Dibawah Umur
Surya Dermawan Nasution, Ketua GMNI Kota Medan. (Foto : Doc)
Kitakini.news - Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Medan, Surya Dermawan Nasution, mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera mencopot AKBP Oloan Siahaan dari jabatannya sebagai Kapolres Belawan. Desakan tersebut disampaikan menyusul insiden penembakan terhadap seorang anak dibawah umur, yang berujung maut, diduga dilakukan langsung oleh Oloan saat menjalankan tugas.

Surya menilai tindakan tersebut tidak sejalan dengan visi dan misi Kapolri yang saat ini gencar membangun citra Polri yang humanis, transparan, dan profesional. Ia menegaskan bahwa perilaku seperti itu tidak layak dipertahankan di tubuh Kepolisian, apalagi dilakukan oleh pejabat tinggi setingkat Kapolres.

Baca Juga:

Rekam jejak AKBP Oloan Siahaan sebelumnya juga tidak luput dari sorotan. Saat masih menjabat sebagai Kasat Reserse Narkoba di Polrestabes Medan, ia pernah disebut-sebut terlibat dalam kasus narkoba yang mencoreng institusi. Kini, kembali mencuat dugaan pelanggaran serius saat ia menjabat sebagai Kapolres Belawan.

Menurut Surya, tindakan Oloan Siahaan tak bisa dibenarkan dengan alasan apa pun. Ia menegaskan bahwa sebagai pimpinan tertinggi Polri di wilayah Belawan, Oloan seharusnya menjadi teladan, bukan malah menjadi pelaku kekerasan terhadap warga sipil.

"Jangan sampai tidak ada tindakan terhadap AKBP Oloan, karena ini akan menjadi contoh buruk bagi anggota Kepolisian lainnya untuk bertindak represif terhadap masyarakat," tegas Surya. Ia menambahkan, pembiaran terhadap kasus ini hanya akan memperparah ketidakpercayaan publik terhadap institusi Kepolisian.

GMNI Medan menyerukan agar Kapolri bersikap tegas dan tidak ragu untuk mengambil langkah konkret dalam menjaga integritas dan citra Polri. Menurut mereka, tindakan tegas terhadap pejabat bermasalah seperti AKBP Oloan merupakan bentuk komitmen terhadap reformasi institusi dan keadilan bagi masyarakat.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Sukri
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Bangun 20 Gedung Baru dan Kapolri Beri Penghargaan Pada Kapolda Sumut

Bangun 20 Gedung Baru dan Kapolri Beri Penghargaan Pada Kapolda Sumut

Tanam 1000 Pohon, GMNI Medan Serukan Perlawanan terhadap Kerusakan Lingkungan

Tanam 1000 Pohon, GMNI Medan Serukan Perlawanan terhadap Kerusakan Lingkungan

Tersangka Dugaan Penganiayaan Laporkan 9 Oknum Anggota Polsek Belawan ke Propam Poldasu

Tersangka Dugaan Penganiayaan Laporkan 9 Oknum Anggota Polsek Belawan ke Propam Poldasu

Mudik Lebaran 2026 Terkendali, Kapolri Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

Mudik Lebaran 2026 Terkendali, Kapolri Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

Subandi Apresiasi Kapolri Perintahkan Tes Urine Serentak Keseluruh Anggota

Subandi Apresiasi Kapolri Perintahkan Tes Urine Serentak Keseluruh Anggota

Sujahri Somar Lantik Pengurus DPC GMNI Kota Medan, Damses Sianturi Serukan Keadilan Sosial Berbasis Kerakyatan

Sujahri Somar Lantik Pengurus DPC GMNI Kota Medan, Damses Sianturi Serukan Keadilan Sosial Berbasis Kerakyatan

Komentar
Berita Terbaru