Sebanyak 27 Kilogram Ganja Digagalkan di Labusel, Pelaku Ditembak
Kitakini.news -Polisi Resort Labuhanbatu Selatan (Labusel) menggagalkan peredaran narkoba jenis ganja seberat 27 kilogram di Kotapinang, Labuhanbatu Selatan, Sumut, Jumat (9/1/2026).
Baca Juga:
Pelaku berinisial DAS alias DOR warga Kecamatan Sungai Kanan, terpaksa ditembak di bagian kaki karena berusaha melarikan diri saat penangkapan.
Pelaku membawa ganja seberat 27 Kilogram yang dikemas dalam 26 bungkus di dalam sebuah mobil ford everest.
Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas peredaran narkoba yang kerap melintas di wilayah hukum Polres Labusel.
Kasat Narkoba Polres Labusel, AKP Sahat Marulam Lumban Gaol, Selasa (13/1/2026), mengatakan pelaku merupakan kurir yang hendak membawa barang haram tersebut ke Tanjung Balai. Pelaku mendapat imbalan uang sebesar Rp200 ribu per kilogram.
Mendapat informasi tersebut, petugas kemudian melakukan pengejaran mobil yang digunakan pelaku dan melakukan penghentian paksa. Ketika petugas menggeledah mobil pelaku, didapatkan barang bukti berupa adalah 26 bungkus ganja dengan berat 27,8 kilogram. Selain itu, petugas mengamankan uang tunai Rp75 ribu, satu unit handphone merek Vivo, dompet warna coklat, serta mobil Ford Everest BK 1305 XJ.
Pelaku sempat melarikan diri hingga petugas melumpuhkan pelaku dengan menembak di bagian kaki.
Saat ini pelaku beserta barang bukti diamankan ke Polres Labusel guna proses penyelidikan lebih lanjut.
Pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat 2 subsider pasal 113 ayat 2, UU nomor 35 tahun 2009, Juncto Pasal 610 ayat 2 UU Nomor 1 tahun 2023 dan Juncto UU Nomor 1 tahun 2026.
“Delapan Bong Diamankan”, Polisi Musnahkan Barak Diduga Tempat Narkoba di Labura
Silaturahmi Jumat Berkah, Kapolres Labuhanbatu Sampaikan Pesan Kamtibmas di Masjid Baiturrahman Rantauprapat
Komitmen Berantas Narkoba, Polres Labuhanbatu Amankan Pemuda di Aekkuo
Dugaan Suap dari Bandar Narkoba, Kapolda Sumut Periksa Kasat dan Kaporles Labuhanbatu
Jejak Karier AKBP Denny Kurniawan: Dari Kapolres hingga Dipecat karena Gaya Hidup Mewah dan Orientasi Seksual